Music

Lebih Intim dan Dewasa, Bobby Suryadi Hadirkan Divine Femininity

Freemagz.id – Tahun 2025 menjadi fase penting dalam perjalanan musikal Bobby Suryadi. Produser sekaligus DJ yang dikenal lewat karakter Progressive House ini mencatat pencapaian istimewa dengan merilis dua album dalam satu tahun. 

Setelah Infinite Rhythm of Life hadir di pertengahan tahun, Bobby menutup 2025 dengan album terbarunya bertajuk Divine Femininity, sebuah karya yang terasa lebih intim, fokus, dan matang secara musikal.

Berbeda dari album sebelumnya yang sarat kolaborasi, Divine Femininity menawarkan pendekatan yang lebih personal. Dari total 10 track, Bobby hanya melibatkan beberapa kolaborator terpilih. Salah satunya adalah Kivana, nama yang sudah tidak asing bagi pendengar setianya. 

Kolaborasi mereka hadir lewat dua track emosional, “I Want You” dan “I Still Miss You”, yang menampilkan harmoni vokal lembut dengan aransemen Progressive House yang atmosferik.

Satu kolaborasi lain hadir melalui track “Through the Quit” bersama Fernando, memberi warna berbeda namun tetap selaras dengan benang merah album ini. Selebihnya, Divine Femininity menjadi ruang eksplorasi bagi Bobby untuk mengekspresikan identitas musikalnya secara utuh tanpa distraksi, tanpa kompromi.

Album ini terasa dinamis dari awal hingga akhir. Setiap track dibangun dengan karakter sound dan mood yang berbeda, mulai dari nuansa reflektif, emosional, hingga uplifting yang khas Progressive House. Pendekatan ini membuat album terasa mengalir, cocok dinikmati sebagai satu kesatuan, bukan sekadar kumpulan single.

Menariknya, meski Bobby Suryadi dikenal kuat sejak era Stadium, musiknya di Divine Femininity tetap terasa relevan untuk pendengar generasi sekarang. Ada kedewasaan dalam produksinya, namun tetap ramah untuk telinga urban dan penikmat Electronic Dance Music masa kini.

Dirilis melalui Stadium Production, Divine Femininity menjadi bukti konsistensi Bobby Suryadi dalam menjaga kualitas sekaligus berevolusi mengikuti zaman. Bagi penikmat Progressive House dan EDM secara umum, album ini layak masuk dalam daftar dengar baik untuk menemani perjalanan malam, momen refleksi, maupun lantai dansa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *