Dari Edukasi hingga Teknologi AI, Kampanye #JamBukaVaseline Angkat Isu Kulit Dehidrasi
Freemagz.id – Selama Ramadan, perubahan pola makan dan asupan cairan kerap berdampak pada kondisi kulit tubuh. Penurunan hidrasi dapat melemahkan skin barrier dan meningkatkan transepidermal water loss (TEWL), yang memicu kulit terasa lebih kering, kasar, hingga tampak kusam.
Menjawab kebutuhan tersebut, Vaseline menghadirkan kampanye bertajuk #JamBukaVaseline, yang menekankan pentingnya menjaga hidrasi kulit dari dalam dan luar selama bulan puasa.

Kampanye ini diperkenalkan melalui acara “Gluta-Hya Hydration Clinic” di Atrium Mall Kota Kasablanka pada 20 Februari–1 Maret 2026. Mengusung konsep oasis di tengah padang pasir, acara tersebut dirancang sebagai pengalaman imersif yang mengedukasi pengunjung mengenai risiko “kulit tandus” istilah untuk menggambarkan kondisi kulit kering berkepanjangan yang berpotensi memicu pengelupasan hingga iritasi. Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi dengan HALUU World dan SKIN+ Clinic.
Secara dermatologis, dehidrasi kulit dapat dikenali melalui tanda sederhana seperti munculnya garis putih saat kulit digores ringan (white dermographism).
Selain memastikan kecukupan cairan saat sahur dan berbuka, penggunaan produk perawatan dengan kandungan hidrasi dan eksfoliasi ringan dinilai membantu menjaga kelembapan sekaligus memperbaiki tekstur kulit.
Dalam rangkaian kampanye ini, diperkenalkan inovasi body serum dengan teknologi GlutaGlow, 4D Hyaluron, serta kombinasi AHA, BHA, dan PHA untuk membantu mencerahkan sekaligus mengangkat sel kulit mati.

Formulanya diklaim mampu menghidrasi hingga 12 jam dengan tekstur cepat meresap, sehingga sesuai untuk penggunaan harian, termasuk bagi perempuan berhijab.
Di area acara, pengunjung dapat mengikuti sejumlah instalasi interaktif seperti Clinical Tunnel, Hydration Pool, serta sesi konsultasi dan perawatan kulit tanpa biaya dari tim dokter estetika SKIN+ Clinic. Teknologi analisis kulit berbasis AI juga dihadirkan untuk memberikan rekomendasi produk sesuai kebutuhan masing-masing individu.
Aktivasi kampanye turut diperluas ke ranah digital melalui kolaborasi dengan sejumlah kreator konten, termasuk Tasya Farasya, musisi Ecko Show, dan komika Indra Jegel. Edukasi mengenai hidrasi kulit selama Ramadan menjadi fokus utama, seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap perawatan tubuh yang berbasis sains dan teruji klinis.

