Health & Beauty

Primaya Rajawali Hospital Hadir dengan Layanan Medis Berbasis Excellence

Freemagz.id – Di tengah kebutuhan akan layanan kesehatan yang lebih komprehensif, Primaya Hospital Group resmi menghadirkan Primaya Rajawali Hospital, hasil transformasi dari RS Rajawali menjadi rumah sakit modern berbasis Center of Excellence.

Bukan sekadar perubahan nama, transformasi ini menghadirkan pendekatan baru dalam penanganan pasien lebih terintegrasi, multidisiplin, dan berbasis standar klinis yang terukur. Fokusnya jelas, menghadirkan layanan unggulan yang mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat urban saat ini.

Data menunjukkan bahwa Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah kasus kanker tertinggi di Indonesia, disusul tingginya prevalensi penyakit jantung. 

Realitas ini mendorong Primaya Rajawali Hospital untuk memperkuat layanan seperti Oncology Center dan Heart & Vascular Center, yang dilengkapi terapi modern mulai dari kemoterapi hingga imunoterapi, serta teknologi diagnostik terkini.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang hadir dalam peresmian, menyambut positif kehadiran rumah sakit ini. “Indeks kepuasan layanan kesehatan di Bandung saat ini sudah mencapai 85 persen.

Kami berharap kehadiran Primaya Rajawali Hospital dapat semakin meningkatkan kualitas tersebut, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas,” ujarnya.

Mengusung tema “Commitment to Excellence, Compassion in Care”, rumah sakit ini menempatkan empati sebagai fondasi layanan, seiring dengan penguatan teknologi dan sistem medis.

CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan. “Kami tidak hanya mengubah nama, tetapi membangun ekosistem layanan kesehatan berbasis keunggulan, dengan peningkatan menyeluruh pada sistem, teknologi, dan standar klinis,” jelasnya.

Dari sisi fasilitas, Primaya Rajawali Hospital menghadirkan 20 poliklinik, kapasitas 102 tempat tidur, serta layanan intensif seperti ICU, NICU, PICU, dan HCU. Dukungan puluhan dokter spesialis dan subspesialis, serta teknologi seperti endoskopi, memungkinkan diagnosis dan tindakan medis yang lebih presisi, termasuk pengembangan bedah minimal invasif.

Direktur rumah sakit, Budiyanto, menambahkan bahwa transformasi juga menyentuh pengalaman pasien secara menyeluruh. “Kami mengimplementasikan digitalisasi melalui Electronic Medical Record, standardisasi clinical pathway, hingga sistem rujukan internal agar pasien bisa mendapatkan second opinion tanpa harus berpindah fasilitas,” ujarnya.

Sebagai bagian dari pembukaan, berbagai program promo juga ditawarkan, mulai dari diskon konsultasi hingga paket skrining kesehatan terjangkau. Lebih dari itu, kehadiran Primaya Rajawali Hospital menjadi penanda arah baru layanan kesehatan di Bandung yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga semakin manusiawi dalam pendekatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *