News

OREO Berbagi Seru Hadir di Ogan Ilir, Dorong Pembelajaran Interaktif bagi 625 Siswa

Freemagz.id – Belajar tidak selalu identik dengan buku yang penuh tulisan, hafalan, atau suasana kelas yang sunyi. Di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pendekatan berbeda coba dihadirkan melalui program OREO Berbagi Seru yang mengajak anak-anak belajar dengan cara lebih interaktif dan menyenangkan.

Bermitra dengan Indonesia Mengajar, program ini menyambangi Ogan Ilir pada 19–22 Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan di tujuh provinsi. Sebanyak 625 siswa sekolah dasar menjadi penerima manfaat, sementara 270 alat belajar seru disalurkan untuk mendukung pembelajaran literasi, numerasi, sains, dan bahasa Inggris. Program nasional ini secara keseluruhan menargetkan 7.000 siswa.

Yang menarik, fokusnya tidak berhenti pada anak. Sebanyak 35 guru, 70 orang tua, dan 35 anggota komunitas turut mengikuti pelatihan. Guru dikenalkan pada penggunaan perangkat belajar berbasis permainan, orang tua mendapatkan wawasan tentang aktivitas belajar interaktif di rumah, sedangkan komunitas didorong ikut membangun lingkungan belajar yang berkelanjutan.

Muslih Hidayat, Pengawas Kabupaten Ogan Ilir yang mewakili Kepala Disdikbud Ogan Ilir, menilai pendekatan tersebut dapat membantu guru menciptakan suasana kelas yang lebih hidup. “Saat kita mengajar dengan menghadirkan kenyamanan dan permainan, persentase anak-anak yang mengikuti dan memahami materi tentu lebih besar.”

Menurutnya, kolaborasi semacam ini juga penting untuk memperluas kesempatan memperoleh sarana pembelajaran yang memadai, terutama di daerah. Dari sisi sekolah, Ai Resnawati, Kepala SDN 1 Indralaya Selatan, melihat perubahan respons siswa sebagai salah satu manfaat paling terasa. “Mereka jadi lebih aktif bertanya dan terdorong untuk menguasai materi yang sedang dipelajari,” ujarnya.

Pengalaman serupa dirasakan Erni Yusnita, perwakilan orang tua siswa. Ia mengatakan program tersebut membuatnya melihat bahwa belajar di rumah tidak harus berlangsung kaku. “Saat anak merasa senang, orang tua pastinya juga jadi lebih semangat mengajarkan,” katanya.

Marketing Director Mondelēz Indonesia, Anggya Kumala, mengatakan pendekatan belajar sambil bermain menjadi bagian dari keberlanjutan program OREO Berbagi yang telah berjalan sejak 2024. “Tahun ini, OREO ingin mendukung upaya pemerintah dengan meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus berkontribusi dalam menjembatani kesenjangan pendidikan,” kata Anggya.

Melalui pendekatan tersebut, OREO dan mitranya ingin mendorong lahirnya Generasi SERU: Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul karakter yang diharapkan membantu anak menghadapi perubahan dan tantangan di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *