Ada Cerita tentang Manusia dan Alam di Balik “Immanence” Karya Yahya Rifandaru
Freemagz.id – Seni tidak selalu hadir untuk memberikan jawaban. Dalam sejumlah karya, justru pertanyaan tentang bagaimana manusia memandang alam dan kehidupan menjadi hal yang menarik untuk direnungkan. Perspektif tersebut hadir dalam Immanence, pameran tunggal seniman Yahya Rifandaru yang kini berlangsung di ARTOTEL Living World Kota Wisata – Cibubur.
Pameran yang dikurasi oleh Eiarti.id ini menghadirkan karya-karya yang berangkat dari pengamatan Yahya terhadap kehidupan sehari-hari. Manusia, hewan, tumbuhan, ruang, hingga perjalanan waktu dipertemukan dalam komposisi visual yang membuka kemungkinan tafsir bagi setiap pengunjung.

Hewan menjadi salah satu elemen yang berulang dalam praktik artistik Yahya. Namun, kehadirannya tidak ditempatkan sekadar sebagai simbol.
Hewan justru menjadi bagian dari pengamatan sang seniman terhadap kehidupan yang terus bergerak dan berubah. Fragmen tubuh, wajah, bentuk tumbuhan, serta ruang kemudian hadir sebagai potongan-potongan visual yang saling berkelindan.
Di titik inilah Immanence menarik untuk dibaca lebih jauh. Pameran tersebut tidak secara langsung menggurui pengunjung mengenai isu lingkungan, tetapi menawarkan pengalaman visual yang dapat mendorong kesadaran tentang posisi manusia di tengah ekosistem yang lebih luas.
Menurut Dicky Panjaitan, General Manager ARTOTEL Living World Kota Wisata – Cibubur, keberadaan ruang seni menjadi bagian dari upaya hotel untuk memperluas akses publik terhadap karya dan pengalaman seni.

“Artspace merupakan bagian dari komitmen hotel untuk terus menghadirkan seni sebagai bagian dari pengalaman yang dapat dinikmati dan diakses oleh lebih banyak orang. Melalui Immanence, kami ingin menghadirkan bukan hanya sebuah pameran, tetapi juga ruang untuk berhenti sejenak, mengamati, dan membangun perspektif baru mengenai hubungan kita dengan lingkungan di sekitar kita,” ujar Dicky.
Pameran Immanence berlangsung pada 2 Oktober 2026–10 Januari 2027 di Artspace, G Floor, ARTOTEL Living World Kota Wisata – Cibubur. Pameran ini terbuka untuk publik dan tidak dikenakan biaya masuk.
Bagi ARTOTEL Living World Kota Wisata – Cibubur, kehadiran Artspace juga menjadi upaya menciptakan titik temu antara seniman, komunitas, dan masyarakat umum. Dengan demikian, karya seni tidak berhenti sebagai objek untuk dilihat, tetapi berkembang menjadi medium percakapan tentang kehidupan, lingkungan, dan cara manusia memahami dunia di sekitarnya.

