Uniqlo U Rayakan Satu Dekade dengan Koleksi Fall/Winter 2026
Freemagz.id – Sepuluh tahun perjalanan Uniqlo U memasuki babak penutup. Koleksi Fall/Winter 2026 yang mulai tersedia pada 11 September 2026 menjadi rilisan terakhir Christophe Lemaire dan Sarah-Linh Tran bersama lini tersebut, sekaligus menandai berakhirnya satu dekade kolaborasi yang membentuk wajah LifeWear dengan pendekatan desain yang modern dan fungsional.
Sejak diperkenalkan pada 2016, Uniqlo U berkembang melalui eksplorasi bentuk, material, dan warna yang menerjemahkan gagasan Future LifeWear ke dalam busana sehari-hari. Alih-alih mengejar tren sesaat, koleksi ini konsisten menawarkan desain yang menitikberatkan pada kualitas, fungsi, serta siluet yang relevan untuk berbagai gaya.

Untuk musim Fall/Winter 2026, pendekatan tersebut kembali terlihat melalui permainan struktur dan material. Pada koleksi perempuan, misalnya, Jaket Pendek Hybrid Down menghadirkan siluet ringkas dengan fungsi perlindungan terhadap cuaca dingin. Sementara Jaket Blouson Berlapis menonjolkan garis bahu yang lebih tegas, tetapi tetap mempertahankan kenyamanan saat dikenakan.
Koleksi pria bergerak dengan pendekatan yang lebih utilitarian. Mantel Pendek Campuran Wol menggabungkan karakter workwear dengan kebutuhan menghadapi temperatur rendah. Di sisi lain, Jaket Parka Fishtail menawarkan tampilan modern yang memberi ruang bagi pemakainya untuk menonjolkan karakter personal.
Palet warna juga menjadi salah satu aksen penting. Nuansa merah cerah hadir melalui Kemeja Katun Brushed Lengan Panjang dan Sweater Double Face Kerah Bulat, memberikan sentuhan lebih ekspresif di tengah dominasi material yang dirancang untuk musim dingin.
Bagi Lemaire dan Tran, perjalanan satu dekade bersama UNIQLO merupakan pengalaman yang tidak sekadar berkaitan dengan desain.

“Sepuluh tahun ini kami pandang sebagai salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kami sebagai desainer,” ujar keduanya. Mereka juga menyebut kerja sama dengan tim R&D UNIQLO sebagai kesempatan untuk mempelajari pendekatan Jepang terhadap kualitas dan proses menuju kesempurnaan.
Apresiasi serupa disampaikan Tadashi Yanai, Chairman, President and CEO Fast Retailing Co., Ltd. Menurutnya, kreativitas dan selera estetika Lemaire serta Tran telah membawa Uniqlo U menjadi konsep Future LifeWear yang diterima pelanggan di berbagai negara.
“Saya ingin kembali menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam atas semangat dan dedikasi yang telah mereka berikan kepada UNIQLO. Saya berharap hubungan kami dapat terus berlanjut ke depannya,” kata Yanai.
Meski menjadi koleksi terakhir di bawah arahan keduanya, berakhirnya satu era bukan berarti berakhirnya DNA Uniqlo U. Detail tailoring yang presisi, fungsi, dan desain timeless yang telah menjadi identitas lini tersebut diproyeksikan tetap menjadi bagian dari perjalanan Uniqlo U menuju fase berikutnya.

