Lifestyle

Dari Inspirasi Pandan hingga Teknologi GEL, Cerita di Balik ASICS x atmos “Archipelago”

Freemagz.id – Pandan mungkin lebih dikenal sebagai bagian dari kuliner Indonesia, tetapi aroma dan warna hijaunya menyimpan asosiasi yang lebih luas tentang rumah, tradisi, dan kebersamaan. Elemen yang akrab dalam kehidupan sehari-hari ini menjadi inspirasi ASICS dan atmos Indonesia dalam menghadirkan GEL-KAYANO™ 12.1 “Archipelago”, kolaborasi perdana keduanya yang mengangkat identitas Nusantara melalui desain sneaker bergaya vintage-tech.

Dirilis pada 9 Oktober 2026, koleksi ini mengadaptasi gagasan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau. Keberagaman lanskap dan budaya diterjemahkan menjadi desain yang menghubungkan karakter lokal dengan estetika streetwear modern.

Warna hijau pandan menjadi aksen utama, berpadu dengan merah subtil, off-white, dan nuansa netral hangat. Kombinasi tersebut memberikan karakter visual yang tegas tanpa meninggalkan kesan fleksibel untuk gaya sehari-hari.

Pada bagian upper, GEL-KAYANO™ 12.1 mengusung lapisan sintetis berwarna perak, material open mesh, serta detail TPU cutting-welder.

Sementara itu, bagian sol menggunakan konstruksi dari GEL-NIMBUS™ 17 yang dilengkapi teknologi FLUIDRIDE, bantalan GEL di bagian depan dan belakang kaki, serta kombinasi FlyteFoam dan FF BLAST. Perpaduan ini dirancang untuk mendukung bantalan responsif, stabilitas, dan kenyamanan saat digunakan sepanjang hari.

Yuya Sugiyama, President Director ASICS Indonesia, menyebut kolaborasi ini sebagai upaya memadukan karakter produk dengan representasi budaya lokal.

“ASICS x ATMOS GEL-KAYANO 12.1 ‘ARCHIPELAGO’ merupakan wujud komitmen kami untuk menciptakan sneaker yang menghadirkan kenyamanan khas ASICS, sekaligus memadukan estetika stylish yang merepresentasikan identitas budaya lokal,” ujar Yuya.

Ia juga berharap koleksi tersebut dapat menemani aktivitas sehari-hari dengan penuh percaya diri, sekaligus mendukung filosofi ASICS, Sound Mind, Sound Body, yang menekankan hubungan antara aktivitas fisik dan keseimbangan pikiran.

Narasi “Archipelago” turut dikembangkan melalui kampanye visual bersama sineas Indonesia Edwin. Pengalaman peluncurannya diperluas lewat merchandise sensorik, eksplorasi kuliner, dan instalasi interaktif yang mengajak pengunjung mengenali elemen budaya Indonesia melalui pengalaman multisensori.

Pop-up imersif di Plaza Senayan, Jakarta, berlangsung pada 8–12 Oktober 2026. Selain di Indonesia, sneaker ini diluncurkan melalui gerai atmos di Jepang, Malaysia, dan Filipina, serta kanal resmi ASICS Indonesia.

Melalui “Archipelago”, referensi budaya tidak sekadar menjadi ornamen, tetapi hadir sebagai bagian dari cerita desain yang mempertemukan memori lokal, teknologi, dan gaya urban kontemporer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *