Lifestyle

TIKI Perluas Kemitraan, Bidik Generasi Muda di Bisnis Logistik

Freemagz.id – Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce dan aktivitas UMKM, industri logistik kian menunjukkan prospek yang menjanjikan. Melihat peluang tersebut, PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) membuka akses bagi generasi muda untuk terjun ke dunia usaha melalui model bisnis keagenan kurir yang telah teruji.

Dengan pengalaman lebih dari 55 tahun di industri jasa pengiriman, TIKI menghadirkan skema kemitraan yang memungkinkan calon pengusaha memulai bisnis tanpa harus membangun sistem dari awal. Model keagenan ini dirancang agar mitra dapat langsung beroperasi dengan dukungan jaringan, sistem operasional, dan pendampingan yang komprehensif.

Direktur Utama TIKI, Yulina Hastuti, menyampaikan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak bisnis logistik nasional.

Namun, tantangan terbesar sering kali terletak pada pemilihan model usaha yang stabil dan berkelanjutan. “Keagenan TIKI hadir sebagai solusi bagi mereka yang ingin memulai bisnis dengan risiko yang lebih terukur, karena seluruh fondasi operasional sudah tersedia,” ujarnya.

Permintaan terhadap layanan pengiriman yang cepat dan aman terus meningkat seiring perubahan pola belanja masyarakat. Kondisi ini menjadikan bisnis kurir sebagai sektor yang relatif tahan terhadap dinamika ekonomi.

Melalui program TIKI Gerai, mitra memperoleh skema bagi hasil yang transparan dengan komisi harian hingga 28 persen dari omzet, serta kebutuhan modal awal yang terjangkau, mulai dari Rp6 juta.

Sebagai perusahaan yang telah membangun jaringan distribusi luas, TIKI saat ini melayani 66 kota besar di Indonesia, didukung lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan. Skala jaringan ini memberikan nilai tambah bagi mitra dalam menjangkau pasar yang lebih luas.

Keberhasilan mitra menjadi bukti nyata potensi bisnis ini. Salah satunya Safrijal Siregar, mitra TIKI sejak 2013, yang memulai usaha dari satu gerai di kawasan Kalimalang, Jakarta Timur, dan kini telah mengelola enam gerai.

Ia menilai dukungan sistem dan pendampingan dari TIKI menjadi faktor penting dalam pertumbuhan usahanya, terutama karena bisnis dapat berjalan efektif meski tidak diawasi secara penuh setiap hari.

Yulina menegaskan, TIKI berkomitmen untuk tumbuh bersama mitra. “Kami ingin semakin banyak anak muda berani melangkah, membangun usaha, dan berkembang dalam ekosistem logistik yang kuat dan berkelanjutan bersama TIKI,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *