Hotel

Meruorah Komodo Catat Prestasi Global, Labuan Bajo Makin Kokoh sebagai Destinasi Premium

Freemagz.id – Labuan Bajo semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata premium Indonesia yang diminati wisatawan dunia. Tidak hanya dikenal sebagai gerbang menuju Taman Nasional Komodo, kawasan di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, ini juga mulai menunjukkan kematangan industri perhotelannya.

Salah satu indikatornya terlihat dari pencapaian Meruorah Komodo Labuan Bajo yang berhasil meraih dua penghargaan dari Expedia Group, platform perjalanan digital global.

Hotel bintang lima yang berada di kawasan Marina Labuan Bajo tersebut memperoleh penghargaan Top Room Nights 2025 Labuan Bajo dan Top Revenue 2025 Labuan Bajo. Penghargaan itu diberikan atas pencapaian jumlah malam menginap serta pendapatan tertinggi melalui jaringan Expedia Group selama 2025.

Berbeda dari seremoni penghargaan pada umumnya, apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan manajemen Expedia Group yang datang ke Labuan Bajo. Kehadiran mereka dinilai menjadi sinyal positif bahwa destinasi wisata di Indonesia Timur semakin mendapat perhatian pelaku industri pariwisata global.

General Manager Meruorah Komodo Labuan Bajo, Rudy Rudolf H. Butar Butar, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil dari konsistensi seluruh tim dalam menghadirkan layanan yang mengedepankan kualitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada para tamu.

“Penghargaan Top Room Nights dan Top Revenue dari Expedia Group ini adalah bukti nyata dedikasi seluruh tim Meruorah dalam menghadirkan standar hospitalitas terbaik yang dipadukan dengan kearifan lokal.

Kehadiran langsung tim Expedia ke Labuan Bajo untuk menyerahkan penghargaan ini menunjukkan bahwa industri pariwisata dunia kini semakin memberi perhatian pada keindahan alam dan potensi Manggarai Barat,” ujar Rudy Rudolf H. Butar Butar.

Menurut Rudy, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian bagi Meruorah Komodo Labuan Bajo, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Labuan Bajo dan Pulau Flores secara keseluruhan. Ia berharap pertumbuhan industri pariwisata dapat terus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

“Prestasi ini bukan hanya milik hotel kami, melainkan kemenangan bersama bagi masyarakat Labuan Bajo dan seluruh Flores. Kami ingin terus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pesona kawasan ini kepada dunia, sekaligus memastikan pertumbuhan pariwisata mampu menghadirkan kesejahteraan yang inklusif bagi komunitas lokal,” katanya.

Peningkatan performa hotel turut mencerminkan semakin tingginya minat wisatawan untuk menjelajahi Labuan Bajo. Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor akomodasi, tetapi juga merambat ke berbagai usaha pendukung, mulai dari operator kapal wisata, pemandu perjalanan, pelaku UMKM, hingga petani dan nelayan yang memasok kebutuhan industri perhotelan.

Di luar pesona Pulau Komodo dan Pink Beach, wisatawan yang menginap di Labuan Bajo juga memiliki akses menuju beragam destinasi ikonik di Flores, seperti Kampung Adat Wae Rebo, persawahan berbentuk jaring laba-laba di Cancar, hingga Danau Kelimutu di Kabupaten Ende.

Pengakuan dari Expedia Group menjadi salah satu indikator bahwa kualitas layanan perhotelan di Labuan Bajo semakin mampu memenuhi ekspektasi wisatawan internasional.

Seiring berkembangnya kawasan ini sebagai destinasi super prioritas, sinergi antara pelaku industri, pemerintah, dan masyarakat lokal diharapkan dapat menjaga pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing Flores di panggung pariwisata global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *