Pizza Hut Memasuki Era Baru, Tak Lagi di Bawah Yum! Brands
Freemagz.id – Pizza Hut memasuki fase baru dalam perjalanan bisnis globalnya. Setelah hampir tiga dekade berada di bawah naungan Yum! Brands, merek restoran pizza tersebut kini resmi memiliki struktur kepemilikan baru menyusul rampungnya akuisisi oleh LongRange Capital pada 1 September 2026.
Transaksi tersebut melengkapi penjualan bisnis Pizza Hut di Mainland China kepada Yum China yang telah diselesaikan sebelumnya. Secara keseluruhan, kedua transaksi tersebut memiliki nilai agregat sekitar US$2,7 miliar dan sekaligus menandai berakhirnya kepemilikan Pizza Hut oleh Yum! Brands.
Dengan struktur baru ini, bisnis Pizza Hut di luar Mainland China beroperasi sebagai entitas global yang berdiri sendiri di bawah pemilik baru. Perubahan kepemilikan tersebut juga diikuti dengan pergeseran jajaran pimpinan.
Aaron Powell mengakhiri masa jabatannya sebagai Global CEO Pizza Hut, sementara Eduardo Luz dipercaya menjalankan peran sebagai Interim CEO.
Pizza Hut turut menyiapkan model operasi baru yang memberikan perhatian lebih besar pada pengembangan pasar internasional, inovasi, ekspansi restoran, serta penguatan dukungan bagi para franchisee di berbagai negara.

Namun, perubahan di tingkat global tersebut tidak mengubah status Pizza Hut Indonesia. PT Sarimelati Kencana Tbk, pengelola Pizza Hut Indonesia, tetap menjadi perusahaan publik Indonesia yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Selama lebih dari empat dekade, perusahaan juga telah menjadi bagian dari perjalanan industri restoran dan gaya hidup masyarakat Indonesia.
“Perubahan ini menandai babak baru bagi Pizza Hut secara global. Dengan kepemilikan dan kepemimpinan baru, kami melihat peluang yang semakin besar untuk memperkuat inovasi, pengalaman pelanggan, transformasi digital, dan kemitraan bersama franchisee di seluruh dunia,” ujar President Director & CEO PT Sarimelati Kencana Tbk, Boy Lukito.
Menurutnya, Pizza Hut Indonesia akan tetap berfokus pada pasar domestik sekaligus mempertahankan kontribusinya terhadap perekonomian lokal, termasuk melalui penciptaan lapangan pekerjaan dan kemitraan dengan pelaku usaha Indonesia.
“Kami optimistis babak baru Pizza Hut secara global akan membuka lebih banyak peluang untuk menghadirkan inovasi, pelayanan terbaik, dan pengalaman yang semakin relevan bagi pelanggan Indonesia di masa mendatang,” kata Boy.
Bagi konsumen Indonesia, babak baru tersebut menjadi sinyal bahwa Pizza Hut tengah memasuki periode transformasi. Sementara arah bisnis global bergerak menuju model yang lebih mandiri dan berorientasi pada inovasi, Pizza Hut Indonesia tetap membawa identitasnya sebagai perusahaan lokal dengan perjalanan panjang bersama masyarakat Indonesia.

