GEMA Motorcars Perkuat Ekosistem Jual Beli Mobil Premium dan Kendaraan Bekas
Freemagz.id – Membeli mobil bekas tidak berhenti pada pertanyaan tentang harga dan tahun produksi. Ada riwayat kendaraan yang perlu ditelusuri, kondisi aktual yang harus diperiksa, dokumen yang perlu dipastikan, hingga pertimbangan mengenai nilai kendaraan setelah digunakan.
Pada segmen premium, proses tersebut menjadi semakin kompleks karena setiap unit dapat memiliki spesifikasi, konfigurasi, kondisi, dan riwayat yang berbeda.
Kebutuhan terhadap proses transaksi yang lebih terstruktur muncul seiring besarnya pasar kendaraan bekas di Indonesia. Riset IMARC mencatat pasar mobil bekas Indonesia mencapai sekitar 1,5 juta unit pada 2025 dan diproyeksikan menyentuh 2 juta unit pada 2034.

Di tengah lanskap tersebut, GEMA Motorcars mencoba mengambil posisi bukan sekadar sebagai tempat mencari mobil premium, melainkan sebagai ekosistem yang mendampingi konsumen sejak pencarian hingga kendaraan berpindah tangan.
Berbasis di Distrik Otomotif PIK 2, Tangerang, GEMA Motorcars menawarkan kendaraan dari sejumlah merek premium dan luxury seperti Mercedes-Benz, Lamborghini, Ferrari, Porsche, Lexus, dan Land Rover. Portofolionya juga mencakup kendaraan rare dan collectible bagi konsumen yang mencari unit dengan karakter atau konfigurasi tertentu.
Pendekatan tersebut membuat proses pembelian tidak hanya bertumpu pada tampilan kendaraan. Inspeksi, test drive, pemeriksaan dokumen, trade-in, pembiayaan, hingga garansi menjadi bagian dari layanan yang ditawarkan. “Dalam jual beli mobil premium, kepercayaan adalah fondasi utama.
Setiap kendaraan memiliki kondisi, riwayat, spesifikasi, dan nilai yang berbeda. Terlebih untuk unit langka, pelanggan membutuhkan partner yang tidak hanya memahami produknya, tetapi juga dapat mendampingi seluruh proses secara transparan dan personal,” ujar CEO GEMA Motorcars, Gary Suwandi.
Pengalaman menangani kendaraan premium kemudian membawa GEMA melihat kebutuhan serupa di segmen yang lebih luas. Dari sana hadir ROOMAH GEMA, lini kendaraan yang menyasar kebutuhan mobilitas sehari-hari dengan pilihan mulai dari MPV, SUV, sedan, hatchback hingga city car.

“Pengalaman di ekosistem mobil premium membuat saya sadar, kebutuhan dan traffic jual beli mobil sehari-hari pun banyak dan seharusnya punya pelayanan yang sama lengkapnya, sama baiknya seperti pasar premium,” kata Gary.
ROOMAH GEMA membawa prinsip yang sama informasi kendaraan yang jelas, pilihan yang beragam, pembiayaan dan kredit, serta pendampingan selama proses transaksi ke konsumen dengan kebutuhan mobilitas yang lebih beragam.
Kedua lini tersebut berada di bawah GEMA Worldwide, jaringan kreatif dan konsultan marketing terintegrasi yang menghubungkan strategi, kreativitas, teknologi, komunitas, dan pengembangan bisnis. Bagi Founder & CEO GEMA Worldwide Eveline Anastasia, keterlibatan langsung dalam ekosistem otomotif memberi perspektif yang berbeda mengenai perilaku konsumen.
“GEMA Worldwide percaya bahwa pemahaman terbaik tentang sebuah brand lahir ketika kita benar-benar dekat dengan customer dan perkembangan trend. Melalui GEMA Motorcars dan ROOMAH GEMA, kami mengobservasi dan mengalami langsung proses pengambilan keputusan dan transaksi, hingga membentuk hubungan jangka panjang dengan mereka,” ujar Eveline.
Dengan pendekatan tersebut, GEMA Motorcars dan ROOMAH GEMA menempatkan pengalaman konsumen sebagai bagian penting dari transaksi kendaraan dari mobil premium dan collectible hingga kendaraan yang menemani kebutuhan mobilitas sehari-hari.

