Pelarian Artscape Hadirkan Safe Space Lewat Aktifitas Seni
Freemagz.id – #Pelarian, sebuah kampanye terbuka dan collective movement bagian dari modern-day culture yang menyasar kaum muda generasi milenial dan gen-Z untuk mengajak peduli dan menumbuhkan kesadaran kolektif akan isu kesehatan mental yang terbilang berhasil meraih antusiasme besar dan respons begitu positif dari kaum muda Indonesia kini berevolusi menjadi komunitas pelarian tribe yang hadir kembali dengan menggelar ajang pelarian Artscape.
Sang penggagas, Creative Tribe, perusahaan rintisan di bidang creative marketing bersama seluruh mitra setia kembali untuk sebuah lanjutan kampanye (Expansion) bertajuk #pelarianartscape. Lahir dari keyakinan akan kekuatan transformatif komunitas.
Pelarian Tribe dimulai sebagai ruang aman bersama bagi individu yang menghadapi tantangan kesehatan mental untuk terhubung dan melepas penat selangkah demi selangkah, satu cerita pada satu waktu. Creative Tribe memperluas inisiatif ini di luar aktivitas lari, dengan memperkenalkan format baru pelarian positif melalui seni, ekspresi diri, dan pemulihan bersama.
Babak selanjutnya dimulai dengan Pelarian Artscape, sebuah acara terkurasi di mana para peserta diundang untuk melepas, merefleksi, dan terhubung kembali melalui kegiatan berkesenian. Dari sapuan kuas hingga instalasi, Pelarian Artscape mengajak komunitas mewujud jadi kanvas bagi kisah-kisah yang tak terungkap, emosi batin, dan kerentanan bersama mengubah rasa sakit menjadi tujuan, dan isolasi menjadi energi kolektif.

“Sebagai agensi, kami percaya bahwa karya kreatif harus berakar pada sesuatu yang nyata komunitas, empati, dan budaya,” begitu disampaikan oleh Business Director Creative Tribe, Nadian Almatsier. “Pelarian Tribe mencerminkan misi kami yang lebih dalam: untuk menciptakan ruang di mana orang merasa dilihat, didengar, dan didukung bukan hanya sebagai konsumen, tetapi sebagai manusia seutuhnya.
Berevelosi menjadi satu-satunya langkah paling berarti bagi movement pelarian, setiap entitas berevolusi untuk menjadi lebih baik, begitu juga spirit movement ini. Memahami bahwa komunitas memiliki kekuatan oleh karena itu Pelarian berevolusi menjadi sebuah komunitas yang dengan sungguh-sungguh dan bersama menghadirkan safe space bagi siapa saja yang membutuhkan dalam lingkup kesehatan mental.”
Sementara itu, CEO dan penggagas HatiPlong, Farah Djalal menyampaikan, “Begitu bersemangat kita untuk hadir di ke pelarian artscape. Bagi saya, Seni membantu mengungkap yang tak tersampaikan. Namun untuk memahami dan memprosesnya, berbicara dengan psikolog bisa jadi langkah berani menuju hati yang plong.
Dan untuk kamu yang siap mengambil langkah itu, HatiPlong akan hadir di ajang 2 Agustus 2025 sebagai safe space bagi yang berani merasa. Karena hati yang plong, dimulai dari satu langkah kecil: yaitu bicara.”
Komitmen berkelanjutan Creative Tribe terhadap kesehatan mental bukan hanya sekadar performatif tetapi menyatu dengan cara mereka bekerja. Melalui riset mendalam terhadap komunitas, perilaku, masalah, dan aspirasi mereka, agensi ini telah mengembangkan keunggulan strategis bagi jenama (brand) yang ingin berinteraksi dengan komunitas secara otentik.
Bagi klien, Pelarian Tribe berfungsi sebagai inisiatif sosial sekaligus studi kasus hidup, menunjukkan bagaimana empati, kreativitas, dan kepedulian kolektif dapat membangun ikatan yang lebih dalam dan implementasi komunikasi jenama yang lebih baik.
Strategic Planner Creative Tribe, Iman Sadeqh menuturkan Ajang pelarian artscape digelar pada hari Minggu, 2 Agustus 2025 di Krapela Blok M menghadirkan seniman Elsadiora yang akan mengajak peserta sekaligus mendampingi peserta untuk mengekspresikan diri lewat aktifitas melukis.
“Teman-teman peserta disini dapat berbagi bagaimana pengalaman pribadi mereka membentuk karya kreatif mereka, sementara peserta dibimbing oleh seniman untuk mengekspresikan perjalanan mereka sendiri melalui karya seni – dengan cerita di balik setiap karya, lewat ajang ini saya mengajak teman-teman dengan keprihatinan yang sama untuk bisa ikutan,” begitu ungkap Elsa lebih jauh

