Automotive

Rifat Sungkar dan Misi Membentuk Generasi Ketiga Sang Pewaris Lintasan Balap

Freemagz.id – Di dunia motorsport Indonesia, nama keluarga Sungkar bukanlah nama baru. Dari generasi pertama yang dibangun oleh Helmy Sungkar hingga kiprah Rifat Sungkar yang berhasil mengukir prestasi di berbagai disiplin balap, mulai dari reli, sprint offroad, hingga drifting, keluarga ini telah menjadi bagian dari perjalanan panjang olahraga otomotif nasional.

Kini, perhatian mulai tertuju pada generasi ketiga. Bukan untuk mengejar popularitas atau menciptakan penerus secara instan, melainkan membangun fondasi yang kuat bagi masa depan. Sosok itu adalah El Mayka Sungkar.

Melalui program pembinaan bertajuk The Legend Continues, Rifat Sungkar mulai memperkenalkan putrinya pada dunia motorsport secara bertahap. Menariknya, program ini tidak semata berfokus pada kemampuan mengemudi, melainkan menempatkan pembentukan karakter sebagai prioritas utama.

Menurut Rifat, dunia balap bukan hanya soal kecepatan di lintasan, tetapi juga tentang disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan menghargai setiap proses yang dijalani. “The Legend Continues bukan program untuk menciptakan tekanan kepada El Mayka agar menjadi seperti saya. Ini adalah perjalanan untuk memperkenalkan nilai, disiplin, kerja keras, dan rasa hormat terhadap proses. Saya ingin dia memahami bahwa menjadi pembalap bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang karakter dan tanggung jawab,” ujar Rifat Sungkar.

Program yang dimulai pada 2025 tersebut disusun dalam peta jalan jangka panjang hingga 2031. Pada tahap awal, El Mayka diperkenalkan sebagai navigator dan learner di dunia reli. Ia belajar membaca pace note, memahami navigasi, membangun komunikasi di bawah tekanan, hingga mengenal dinamika kerja tim yang menjadi fondasi penting dalam motorsport.

Seiring bertambahnya usia, El Mayka akan mulai memasuki kompetisi junior, sebelum kemudian menjalani fase pengembangan kemampuan teknis, strategi balap, dan mental kompetitif di level yang lebih tinggi. Tahapan tersebut dirancang untuk memastikan proses belajar berlangsung secara bertahap dan berkelanjutan.

Rifat menegaskan bahwa tujuan akhirnya bukan membentuk sosok yang identik dengan dirinya. Ia justru ingin El Mayka menemukan identitas dan jalannya sendiri di dunia balap. “El Mayka adalah generasi ketiga keluarga Sungkar di motorsport, tetapi saya tidak ingin dia hidup di bawah bayang-bayang siapa pun. Saya ingin dia tumbuh dengan caranya sendiri, menemukan passion-nya sendiri, dan suatu hari nanti berdiri di lintasan sebagai dirinya sendiri, bukan sekadar anak dari seorang Rifat Sungkar,” katanya.

Dalam perjalanannya, program ini juga mendapat dukungan teknologi Telkomsel 5G untuk membantu proses pembelajaran dan pengembangan kemampuan secara lebih modern.

Bagi keluarga Sungkar, warisan terbesar dalam motorsport bukan hanya koleksi trofi atau kemenangan, melainkan nilai-nilai yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Melalui The Legend Continues, proses tersebut kini resmi memasuki babak baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *