Menyatu dengan Alam Sumba, Riding & Racquet Club Jadi Ikon Baru Luxury Hospitality Indonesia
Freemagz.id – Di NIHI Sumba, suara derap kuda Sandalwood yang berlari di sepanjang garis pantai bukan sekadar pemandangan, melainkan bagian dari identitas yang telah membentuk karakter resor sejak awal berdiri.
Kini, warisan tersebut memasuki babak baru melalui kehadiran Riding & Racquet Club, fasilitas terbaru yang memadukan budaya equestrian, olahraga, kuliner, dan lanskap alami Pulau Sumba dalam satu pengalaman eksklusif.

Berlokasi di tepi pantai dengan panorama Samudra Hindia, Riding & Racquet Club dirancang sebagai ruang berkumpul yang menawarkan lebih dari sekadar aktivitas berkuda. Di dalamnya terdapat Sandalwood Stables, lapangan tenis berstandar internasional, clubhouse lounge & bar, butik, hingga pengalaman bersantap khas Bakar di Kandang Kuda yang rutin digelar setiap Senin malam.
Konsep ini menjadi bagian dari evolusi NIHI Sumba setelah meraih sertifikasi Certified B Corporation, yang menegaskan komitmen resor terhadap praktik hospitality yang bertanggung jawab sekaligus berakar pada budaya lokal.

Ruang clubhouse menghadirkan atmosfer yang terinspirasi dari polo lounge klasik dengan sentuhan khas Sumba. Material kayu jati, atap alang-alang, pencahayaan hangat, serta koleksi stik polo vintage, raket tenis antik, artefak budaya, hingga ukiran kayu buatan tangan berpadu menciptakan suasana elegan yang tetap terasa personal.
Dari teras terbuka, para tamu dapat menikmati pemandangan Sandalwood Stables, tempat kuda-kuda legendaris Sumba menjadi pusat berbagai pengalaman yang ditawarkan.

Saat senja tiba, Riding & Racquet Club berubah menjadi ruang sosial yang intim. Tamu dapat menikmati minuman di bar sembari menyaksikan matahari terbenam, lalu melanjutkan malam dengan hidangan panggang dalam program Bakar di Kandang Kuda, ditemani semilir angin pantai dan suasana khas Sumba yang autentik.
CEO sekaligus Co-Founder NIHI Hotels, James McBride, mengatakan kehadiran Riding & Racquet Club lahir dari kecintaannya terhadap dunia equestrian yang kemudian dipadukan dengan karakter Pulau Sumba.
“Di sinilah polo lounge menyatu dengan esensi Sumba, warisan kuda-kuda Sandalwood, kehangatan yang menyelimuti setiap kebersamaan, serta karakter khas dari pulau ini. Polo selalu menjadi bagian penting dalam hidup saya, dan melalui NIHI, saya dapat mewujudkan pengalaman ini dengan cara yang terasa begitu khas Sumba,” ujar James.

Dirancang bersama Creative Director Caroline Usher dan UBD Global, fasilitas ini menjadi interpretasi baru filosofi desain NIHI yang menempatkan alam, budaya, dan pengalaman personal sebagai elemen utama.
Kehadirannya tidak hanya memperkaya pilihan aktivitas bagi tamu, tetapi juga memperkuat hubungan antara resor dengan masyarakat serta warisan kuda Sandalwood yang telah lama menjadi simbol Pulau Sumba.
Melalui Riding & Racquet Club, NIHI Sumba kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi luxury hospitality yang tidak hanya menawarkan kemewahan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lahir dari kekayaan budaya dan alam Indonesia.

