Lidah Lokal Sanur Perluas Cakrawala Kuliner dengan Konsep Contemporary Asian Dining
Freemagz.id – Sanur punya cara tersendiri untuk menikmati waktu. Di kawasan yang identik dengan suasana santai dan ritme yang lebih tenang ini, pengalaman kuliner pun tak selalu harus hadir dalam format yang terburu-buru. Salah satu tempat yang menawarkan pendekatan tersebut adalah Lidah Lokal Sanur, restoran di area lobi ARTOTEL Sanur–Bali yang kini memperluas eksplorasi menunya.
Mulai 1 Juni 2026, restoran yang beroperasi setiap hari pukul 07.00–23.00 WITA ini memperkenalkan sejumlah hidangan baru sekaligus menyegarkan presentasi beberapa menu favorit.
Perubahan tersebut menandai arah baru Lidah Lokal Sanur melalui tagline “Contemporary Asian Dining with Indonesian Soul” sebuah konsep yang mempertemukan teknik dan karakter kuliner Asia kontemporer dengan kekayaan rempah Indonesia.
Pilihan baru tersebut hadir dalam spektrum rasa yang cukup luas. Goreng Be Yuyu, misalnya, menyajikan kepiting goreng bersama saus asam manis dan sayuran segar. Sementara Gurita Base Genep membawa karakter Bali melalui gurita yang dimasak perlahan menggunakan bumbu base genep dan disandingkan dengan urab Bali.

Eksplorasi rasa Nusantara berlanjut melalui Nasi Goreng Udang Suna Cekuh, nasi goreng dengan udang dan rempah aromatik Bali yang dilengkapi telur serta sambal embe. Bagi pencinta hidangan yang lebih modern, tersedia Rustic Herb Roast Chicken, ayam muda panggang setengah ekor dengan marinasi peri peri dan air kelapa, ditemani salad rempah segar.
Menu lainnya, Peri Peri Chicken Fire Curry Noodles, menawarkan perpaduan mi dengan kari merah dan ayam peri peri panggang. Sementara untuk penutup, Bubuh Manisan Lokal menghadirkan kombinasi ketan hitam, kolak singkong, dan bubur dalam sajian yang membawa kembali cita rasa jajanan tradisional.
Menurut Agus Ade Surya Wirawan, General Manager ARTOTEL Sanur–Bali, pembaruan menu ditujukan untuk memperluas pilihan bagi tamu hotel maupun pengunjung umum. “Melalui inovasi terbaru di Lidah Lokal Sanur, kami ingin menghadirkan lebih banyak pilihan kuliner yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan,” ujarnya.
Dengan kisaran harga Rp40.000–Rp165.000, seluruh menu baru tersebut telah tersedia. Suasana restoran yang terbuka, hijau, dan artsy juga menjadi bagian dari pengalaman bersantap, baik untuk keluarga, pertemuan bersama teman, maupun kolega.
Lidah Lokal Sanur pun menunjukkan bahwa eksplorasi kuliner tidak harus meninggalkan identitas lokal. Justru melalui pertemuan rasa Asia dan karakter Nusantara, pengalaman bersantap di Sanur mendapatkan interpretasi yang lebih kontemporer.

