The Wayfarer, Kolaborasi Hedgren dan Varsam Kurnia yang Mengubah Makna Travel Essentials
Freemagz.id – Perjalanan modern tidak lagi sekadar berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Bagi banyak orang, mobilitas telah menjadi bagian dari gaya hidup dan apa yang dibawa sepanjang perjalanan pun ikut merepresentasikan karakter penggunanya.
Perspektif inilah yang diangkat Hedgren saat memperkenalkan AW26 Collection melalui preview eksklusif di toko keduanya di Indonesia, Summarecon Mall Kelapa Gading (MKG).

Brand lifestyle asal Belgia yang dikenal melalui perpaduan function and taste tersebut menghadirkan koleksi yang dirancang untuk mengikuti ritme kehidupan yang semakin dinamis. Mulai dari aktivitas harian hingga perjalanan, pendekatan Hedgren pada AW26 menempatkan fungsi sebagai fondasi tanpa mengorbankan karakter desain.
“AW26 melanjutkan apa yang selama ini menjadi kekuatan Hedgren, yaitu functionality. Namun kami juga terus melihat bagaimana desain dan kebutuhan konsumen berkembang. Karena itu, koleksi ini kami hadirkan dengan pendekatan yang lebih versatile sehingga dapat mengikuti berbagai aktivitas dan perjalanan,” jelas Herlianne Silomba, Brand Manager Hedgren.

Semangat tersebut terasa relevan dengan perjalanan Hedgren di Indonesia. Sejak diperkenalkan melalui PT Yuna Asia pada 2016, brand ini terus memperluas kehadirannya. Pembukaan toko kedua di MKG menjadi salah satu langkah untuk mendekatkan koleksi dan pengalaman Hedgren kepada konsumen.
Preview AW26 juga memiliki cerita lain melalui kolaborasi Hedgren bersama seniman Indonesia Varsam Kurnia. Bertajuk “The Wayfarer”, karya ini mengambil inspirasi dari sosok pengembara yang terus bergerak, mengeksplorasi tempat baru, sekaligus mengumpulkan pengalaman di sepanjang perjalanan.

Bagi Hedgren, gagasan tersebut memiliki hubungan erat dengan dunia travel. Perjalanan bukan semata persoalan destinasi, melainkan juga cerita yang terbentuk dan menjadi bagian dari identitas seseorang.
“Kami melihat bahwa art dan travel memiliki kesamaan dalam hal storytelling. Ketika seseorang melakukan perjalanan, mereka membawa pengalaman dan cerita yang kemudian menjadi bagian dari diri mereka,” ungkap Putri Savana, Marketing Executive Hedgren.
Perspektif serupa diterjemahkan Varsam melalui pendekatan visual yang lebih personal. “Saya melihat The Wayfarer sebagai representasi dari seseorang yang terus berjalan dan mengeksplorasi. Bukan hanya tentang ke mana kita pergi, tetapi juga apa yang kita temukan dan bawa pulang dari perjalanan tersebut,” ujar Varsam Kurnia.

Karya tersebut kemudian diaplikasikan pada dua travel essentials eksklusif, yakni luggage tag dan notebook cover. Keduanya mempertemukan estetika seni dengan kebutuhan praktis: satu menjadi penanda dalam perjalanan, sementara lainnya menjadi ruang untuk menyimpan catatan, gagasan, dan berbagai cerita yang lahir sepanjang perjalanan.
Melalui AW26 dan The Wayfarer, Hedgren menawarkan cara pandang bahwa benda yang menemani perjalanan dapat memiliki fungsi lebih dari sekadar kegunaan. Ia juga bisa membawa identitas, pengalaman, dan cerita personal menjadi bagian kecil dari perjalanan yang terus berlanjut.

