Lifestyle

Ada Apa dengan Cinta? Kembali, Royco Hadirkan Babak Baru Cinta dan Rangga

Freemagz.id – Sepuluh tahun setelah Ada Apa dengan Cinta? 2 (AADC 2) hadir di layar lebar, kisah Cinta dan Rangga kembali menemukan babak baru. Bukan lewat puisi seperti yang selama ini melekat pada keduanya, melainkan melalui sebuah bahasa cinta yang jauh lebih sederhana: masakan.

Royco menghadirkan film pendek “Bahasa Cinta yang Beda”, yang mempertemukan kembali Dian Sastrowardoyo sebagai Cinta dan Sissy Prescillia, di bawah arahan sutradara Teddy Soeria Atmadja. Film ini diperkenalkan dalam gala premiere di XXI Epicentrum Jakarta dan mulai dapat disaksikan pada 14 September 2026 melalui YouTube Royco Indonesia.

Kali ini, Cinta dan Rangga tidak lagi berada pada fase mencari atau menemukan cinta. Keduanya telah melewati perjalanan panjang bersama, lengkap dengan rutinitas, kesibukan, serta berbagai distraksi yang perlahan dapat membuat sebuah hubungan terasa datar.

Di situlah Royco membawa gagasan tentang love language ke dalam keseharian. Perhatian tidak selalu harus diwujudkan melalui kata-kata romantis atau gestur besar. Terkadang, hadir, memahami selera pasangan, atau meluangkan waktu untuk memasak justru menjadi bentuk perhatian yang paling terasa.

“Bahasa cinta tidak selalu membutuhkan kata-kata indah ataupun gestur yang grande karena justru sering kali perhatian terasa paling bermakna ketika hadir lewat hal-hal kecil yang konsisten kita lakukan,” ujar Nuning Wahyuningsih, Head of Marketing Foods Unilever Indonesia.

Dalam film tersebut, Omelette Cinta menjadi simbol sederhana dari gagasan itu. Mulai dari memilih bahan yang disukai, menentukan tingkat kematangan, hingga menyajikannya sesuai selera orang terdekat, proses memasak menjadi bentuk presence sekaligus kesempatan menciptakan quality time.

Sentuhan Royco Bumbu Kaldu Rasa Ayam Kampung kemudian melengkapi hidangan dengan rasa gurih mantap yang konsisten sebuah detail kecil yang sejalan dengan pesan utama film: cinta pun membutuhkan perhatian yang dilakukan berulang dan tulus.

Bagi Dian Sastrowardoyo, kembali menjadi Cinta menghadirkan pengalaman emosional tersendiri. “AADC selalu punya tempat spesial di hati aku, jadi excited banget bisa mendapat kesempatan untuk melanjutkan chapter hubungan Cinta dan Rangga,” tuturnya.

Sementara itu, Teddy Soeria Atmadja melihat tantangan terbesar justru pada bagaimana membawa karakter ikonik tersebut ke fase kehidupan yang lebih matang. “Film pendek ini bukan mengulang romantisme AADC yang lalu, tetapi mengeksplorasi betapa cinta dan cara mengekspresikannya ikut berubah seiring perjalanan sebuah hubungan,” jelasnya.

Lewat “Bahasa Cinta yang Beda”, nostalgia AADC pun bertemu dengan realitas hubungan masa kini. Sebuah pengingat bahwa setelah bertahun-tahun bersama, menjaga koneksi mungkin tidak membutuhkan sesuatu yang spektakuler terkadang cukup dengan meluangkan waktu, memahami, dan menyajikan sepiring makanan dengan penuh perhatian.

Royco juga akan melanjutkan kolaborasi ini hingga akhir 2026 melalui sejumlah kejutan bagi penggemar AADC di Indonesia. Jadi, kali ini jangan hanya mengucapkan cinta. Mungkin sudah waktunya menyajikannya di meja makan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *