Lifestyle

Blooming Seventeen: Cara Central Park Jakarta Merayakan 17 Tahun dengan Musik, Kuliner hingga Wellness

Freemagz.id – Tujuh belas tahun cukup untuk melihat bagaimana kebiasaan masyarakat perkotaan berubah. Cara berbelanja bergeser, kebutuhan hiburan semakin beragam, dan ruang untuk berkumpul kini tidak lagi sekadar pelengkap. Di tengah perubahan tersebut, Central Park Jakarta terus menempatkan dirinya sebagai bagian dari keseharian masyarakat urban.

Memasuki usia ke-17, perjalanan itu dirayakan melalui Blooming Seventeen, rangkaian program sepanjang September 2026 yang memadukan musik, kuliner, fashion, wellness, entertainment, lifestyle, hingga social impact.

Bagi Silviyanti Dwi Aryati, Marcomm & Relation GM Central Park Jakarta, usia 17 tahun menjadi momentum untuk melihat kembali hubungan Central Park dengan para pengunjungnya.

“Memasuki usia 17 tahun, kami melihat Central Park Jakarta bukan hanya sebagai sebuah destinasi, tetapi sebagai bagian dari perjalanan banyak orang. Selama 17 tahun, kami terus berkembang menghadirkan pengalaman yang relevan, sekaligus menciptakan ruang untuk berbagi dan memberikan dampak positif,” ujarnya.

Semangat tersebut tidak berhenti pada selebrasi. Di tengah berbagai bencana yang terjadi di Indonesia, Central Park Jakarta menyalurkan donasi bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan melalui Yayasan Kita Bisa. Komitmen sosial juga berlanjut bersama Solar Chapter melalui dukungan akses energi dan air bersih di Nusa Tenggara Timur.

Di Desa Karuni, program tersebut menyediakan akses air bersih bertenaga surya bagi lebih dari 3.000 orang. Sementara di Desa Waikarara, penerangan bertenaga surya membantu 40 keluarga.

Dari sisi entertainment, Tribeca Festival pada 18–20 September menghadirkan kombinasi musik, kuliner, lifestyle, dan komunitas. Sementara Burger Invasion menawarkan eksplorasi burger dan pertunjukan musik dalam satu pengalaman.

Perayaan kemudian berlanjut melalui 17th Anniversary Celebration pada 20 September dan akan ditutup dengan Dog Does Disco (DDD) 2026 pada 25–27 September. Mengusung tema “Paws for Peace: A Wellness & Fashion Festival”, acara ini mempertemukan komunitas pecinta hewan dengan aktivitas wellness, fashion, musik, dan edukasi.

Ada pula wajah baru yang diperkenalkan dalam perayaan ini. Enam maskot karya seniman Peter Rhian dirancang merepresentasikan karakter Central Park Lovers mulai dari eco enthusiast, food lover, sports addict, fashionista, beauty queen, hingga pet lover.

Bersamaan dengan itu, Central Park Jakarta memperluas pilihan lifestyle melalui kehadiran sejumlah brand dan konsep baru, termasuk Oriental Kopi, Legato Largo, Liang Yi TCM, Dopamine Land, dan GGU: MEME.

Pada akhirnya, Blooming Seventeen menjadi gambaran perjalanan Central Park Jakarta selama 17 tahun: dari tempat untuk berbelanja menjadi ruang yang mempertemukan berbagai minat, komunitas, pengalaman, sekaligus kepedulian sosial. Sebuah babak yang menunjukkan bahwa destinasi urban dapat terus bertumbuh ketika mampu mengikuti perubahan gaya hidup masyarakatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *