NIHI Sumba Jadi Salah Satu dari Tiga Hotel Indonesia Peraih Three MICHELIN Keys 2026
Freemagz.id – Kemewahan di Sumba tidak selalu hadir dalam bentuk yang mudah didefinisikan. Ia bisa ditemukan dalam perjalanan menunggang kuda menyusuri Pantai Nihiwatu saat matahari terbit, ombak Samudra Hindia yang terbentang di depan mata, atau percakapan dengan masyarakat lokal yang menjadi bagian dari kehidupan pulau.
Karakter itulah yang kembali mendapat pengakuan dari MICHELIN Guide. NIHI Sumba mempertahankan Three MICHELIN Keys untuk tahun kedua berturut-turut, penghargaan tertinggi dalam sistem penilaian hotel MICHELIN Guide.

Pada 2026, hanya 155 hotel di seluruh dunia yang memperoleh tiga Key, sementara NIHI menjadi salah satu dari hanya tiga hotel di Indonesia yang meraih penghargaan tersebut.
Bagi resor yang berada di pesisir barat Sumba ini, pencapaian tersebut tidak semata berbicara tentang fasilitas atau layanan. Identitas NIHI justru berangkat dari keterikatannya dengan tempat: bentang alam Sumba, budaya yang masih hidup, masyarakat lokal, serta kuda Sandalwood yang telah menjadi bagian dari sejarah pulau.
MICHELIN Guide turut menyoroti hubungan NIHI dengan komunitas setempat, termasuk keberadaan anggota tim asal Sumba dan berbagai pengalaman yang melibatkan kuda sebagai elemen penting dalam pengalaman tamu.

“Meraih Three MICHELIN Keys untuk tahun kedua berturut-turut merupakan kehormatan yang luar biasa. Penghargaan ini milik tim kami dan masyarakat Sumba, yang menjadi jantung dari segala hal yang membentuk NIHI hingga saat ini,” ujar James McBride, Co-Founder dan CEO NIHI Hotels. Ia menambahkan,
“Kami selalu percaya bahwa hospitality yang paling istimewa lahir dari keterikatan yang tulus dengan sebuah tempat, dan Sumba-lah yang menjadikan NIHI berbeda dari tempat mana pun di dunia.”
Konsep Edge of Wildness menjadi cara NIHI mengajak tamu mengenal Sumba lebih dekat. Pengalaman tersebut hadir melalui berbagai aktivitas, dari berselancar dan menjelajahi desa hingga menunggang kuda memasuki perairan Samudra Hindia.

Pengalaman berkuda menjadi salah satu ciri khasnya. Melalui Sunrise Beach Rides, Swimming with Horses, dan Equine Wellness, kuda Sandalwood tidak sekadar menjadi fasilitas rekreasi, tetapi bagian dari perjalanan untuk memahami hubungan antara manusia, hewan, dan budaya Sumba.
Pilihan aktivitas pun berkembang melalui Riding & Racquet Club, yang melengkapi tradisi berkuda NIHI dengan tenis, padel, dan pickleball. Sementara itu, pengalaman Spa Safari di Nihioka menawarkan sisi lain dari Sumba yang lebih tenang dan reflektif.
Pengakuan MICHELIN tersebut hadir di tengah tahun yang penting bagi NIHI. Pada 2026, resor ini juga memperoleh status Certified B Corporation, yang menilai aspek sosial dan lingkungan, transparansi, serta akuntabilitas perusahaan.

NIHI Sumba sebelumnya juga berada di peringkat ke-35 The World’s 50 Best Hotels 2026, sementara James McBride menerima SevenRooms Icon Award 2026. Rangkaian pencapaian tersebut memperlihatkan satu benang merah: pengalaman hospitality di NIHI tidak hanya dibangun untuk menghadirkan tempat menginap, tetapi juga hubungan yang lebih panjang dengan destinasi.
Di Sumba, kemewahan akhirnya menemukan bentuk yang lebih personal ruang untuk menikmati alam, mengenal budaya, bergerak lebih dekat dengan komunitas, sekaligus memahami bahwa menjaga sebuah destinasi merupakan bagian dari pengalaman menjadi tamu di dalamnya.

