Lifestyle

Unfound Fest 2026 Hadirkan Kultur Vintage ke Level Baru di Jakarta

Freemagz.id – Tren vintage di Indonesia terus berkembang, bukan lagi sekadar soal berburu barang bekas atau thrifting murah. Di tengah meningkatnya minat terhadap fashion arsip, koleksi lawas, hingga item penuh nostalgia, lahir generasi kolektor baru yang melihat vintage sebagai bagian dari gaya hidup, identitas, bahkan investasi. 

Momentum itu kini coba diwadahi lewat Unfound Fest 2026, festival yang menggabungkan kultur vintage, komunitas, edukasi, dan transaksi dalam satu ruang.

Digelar pada 29–31 Mei 2026 di Tema Indonesia, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, festival ini terbuka gratis untuk umum dan menghadirkan pengalaman yang berbeda dari bazaar fashion pada umumnya. Fokus utama Unfound Fest bukan hanya jual beli, tetapi mengangkat cerita di balik setiap koleksi, mulai dari kaos band era 1980-an, fashion archive, hingga berbagai collectibles dengan nilai historis dan sentimental.

Di tengah maraknya tren thrifting dan secondhand fashion di kalangan anak muda, Unfound Fest hadir dengan pendekatan yang lebih kuratorial. Pengunjung diajak memahami bagaimana sebuah item vintage memiliki perjalanan panjang, karakter unik, hingga nilai budaya yang terus berkembang lintas generasi.

“Unfound Fest menghadirkan pengalaman baru yang menggabungkan edukasi, komunitas, dan transaksi dalam satu ruang. Kami berharap event ini bisa menjadi katalis movement yang lebih besar,” ujar Kevin Emanuel, penggagas Unfound Fest sekaligus pemilik Siluman Vintage Store.

Selama tiga hari penyelenggaraan, festival ini akan menghadirkan berbagai aktivitas yang dirancang untuk memperluas pemahaman publik terhadap kultur vintage. Mulai dari talk show mengenai perkembangan pasar vintage global dan peluang investasi, workshop autentikasi serta perawatan item lawas, hingga trading pit yang memungkinkan kolektor melakukan barter maupun transaksi secara langsung.

Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati mini exhibition yang menampilkan koleksi-koleksi langka dari berbagai era, termasuk arsip pribadi para kolektor yang selama ini jarang dipublikasikan ke publik.

Unfound Fest sendiri digagas oleh dua nama yang cukup dikenal di skena vintage Indonesia, yakni Kevin Emanuel dari Siluman Vintage Store dan Lingga Chairuddin, pendiri Vintage Lingo. Keduanya telah aktif membangun komunitas dan pasar vintage lokal selama lebih dari empat tahun, dengan jaringan kolektor yang berkembang hingga level internasional.

Lewat festival ini, mereka ingin menunjukkan bahwa dunia vintage di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kultur kreatif yang lebih luas, bukan hanya tren sesaat, tetapi ruang yang menghubungkan memori, gaya hidup, dan nilai historis dalam satu pengalaman yang relevan bagi generasi hari ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *