Music

Romansa di Tengah Api Sejarah yang Siap Menggetarkan Panggung Jakarta

Freemagz.id – Pergelaran musikal “Mar” kembali hadir sebagai sebuah pengalaman teater yang bukan sekadar tontonan, melainkan perjalanan emosional yang menghidupkan kembali salah satu bab paling menentukan dalam sejarah Indonesia.

Berlatar peristiwa Bandung Lautan Api, kisah ini menuturkan tentang cinta, pengorbanan, dan keteguhan hati di tengah gejolak perjuangan bangsa. Melalui kenangan Nin, penonton diajak menelusuri romansa antara Mar, seorang prajurit yang teguh, dan Aryati, sukarelawati rumah sakit yang penuh empati.

Hubungan mereka tumbuh dalam bayang-bayang perang, ketika tugas dan panggilan negara menjadi ujian terbesar bagi perasaan yang tak terucap. Di tangan rumah produksi ArtSwara, cerita ini dihidupkan kembali dengan pendekatan yang lebih segar dan emosional.

Dari sisi musikalitas, karya-karya Ismail Marzuki diinterpretasikan ulang oleh Dian HP dengan sentuhan jazz yang dinamis, terinspirasi dari nuansa era Glenn Miller. Tahun ini, arahan musikal dipercayakan kepada Ava Victoria, yang menghadirkan warna baru dalam balutan komposisi klasik yang ikonik.

Executive Producer ArtSwara, Maera, mengungkapkan bahwa pementasan ulang ini berangkat dari keinginan untuk menghadirkan versi yang lebih matang. “Kami merasa masih ada ruang untuk menyempurnakan ‘Mar’. Selain menjawab antusiasme publik, produksi kali ini juga menghadirkan sejumlah peningkatan signifikan, termasuk penambahan pemain dan penguatan aspek artistik,” ujarnya.

Deretan pemain pun kembali memikat, dengan Gabriel Harvianto sebagai Mar dan Galabby sebagai Aryati, didukung oleh sejumlah aktor ternama lintas generasi. Kehadiran wajah-wajah baru turut memberi dinamika segar dalam pementasan ini.

Tak hanya memukau secara artistik, “Mar” juga telah meraih pengakuan industri dengan memenangkan kategori Album Musikal Terbaik dan Aransemen Vokal Terbaik di AMI Awards 2025.

Bagi Produser Rr. Firsty Dewi, “Mar” adalah bagian dari visi besar. “Kami ingin membangun ekosistem teater musikal di Indonesia, sekaligus mengajak generasi muda untuk lebih dekat dan mencintai seni pertunjukan,” tuturnya.

Akan dipentaskan pada 15–17 Mei 2026 di Ciputra Artpreneur, “Mar” menjanjikan pengalaman yang lebih megah sebuah perayaan cinta, sejarah, dan warisan musik yang terus hidup lintas generasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *