Art & CultureHotel

Bukan Sekadar Warisan, Seni Lukis Batuan Menemukan Napas Baru lewat ARISE

Freemazg.id – Tradisi tidak selalu harus tinggal di masa lalu. Di tangan seniman muda Bali Wayan Aris Sarmanta, warisan seni lukis Batuan justru menjadi titik berangkat untuk membaca Bali hari ini lebih bebas, personal, dan dekat dengan perubahan zaman.

Gagasan tersebut hadir dalam “ARISE”, pameran tunggal Aris yang berlangsung di ARTSpace, ARTOTEL Sanur – Bali, pada 10 Agustus hingga 19 Oktober 2026. Kehadiran pameran ini sejalan dengan karakter ARTOTEL yang menempatkan seni dan kreativitas sebagai bagian dari pengalaman hospitality, bukan sekadar elemen dekoratif.

Berasal dari Desa Batuan, Gianyar, Aris tumbuh di tengah tradisi lukis yang dikenal melalui garis-garis rumit, detail padat, narasi simbolik, serta nuansa spiritual. Namun, ia tidak sekadar mengulang formula tersebut. Dalam ARISE, fondasi visual itu dinegosiasikan dengan pengalaman personal, lanskap Bali masa kini, ingatan kolektif, hingga perubahan sosial yang hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Judul ARISE sendiri merujuk pada proses bangkit, tumbuh, sekaligus hadir dengan kesadaran baru. Karena itu, karya-karya Aris terasa seperti percakapan antara dua dunia: akar budaya yang kuat dan realitas kontemporer yang terus bergerak.

Simbol budaya, ritus, lanskap, dan fragmen memori diterjemahkan melalui bahasa visual yang lebih intuitif. Garis tidak hanya membentuk objek, tetapi bekerja seperti ritme. Warna menjadi penanda perjalanan waktu, sementara ruang kosong memberi jeda bagi penonton untuk mengisi makna berdasarkan pengalaman masing-masing.

“Tradisi tidak saya lihat sebagai sesuatu yang harus berhenti pada bentuk masa lalu. Justru dari tradisi itu saya menemukan ruang untuk bertanya, mengalami, dan melihat kembali realitas di sekitar saya,” ujar Wayan Aris Sarmanta.

Dari perspektif ARTOTEL Sanur Bali, pameran ini juga mempertegas peran ARTSpace sebagai ruang pertemuan antara seniman, karya, dan publik. Agus Ade Surya Wirawan, General Manager ARTOTEL Sanur Bali, mengatakan, “Di ARTOTEL Sanur Bali, kami percaya bahwa seni merupakan bagian penting dari pengalaman sebuah ruang.

Melalui ARTSpace, kami berkomitmen menghadirkan platform bagi seniman untuk berkarya, berdialog, dan menjangkau publik yang lebih luas.”

Menurut Agus, ARISE sekaligus menjadi kesempatan untuk memperlihatkan bahwa seni tradisi Bali tetap memiliki relevansi di tengah perubahan zaman. “Pameran ini mengajak pengunjung melihat bagaimana tradisi seni lukis Bali terus berkembang dan menemukan relevansinya di tengah kehidupan kontemporer,” katanya.

ARISE terbuka untuk umum hingga 19 Oktober 2026 di ARTSpace, ARTOTEL Sanur Bali. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui +62 821 4647 5820.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *