Health & Beauty

Hanya Lima Menit, Tapi Bisa Bikin Tubuh dan Pikiran Kembali Siap

Freemagz.id – Rutinitas yang semakin padat membuat jeda kerap menjadi bagian yang paling mudah dikorbankan. Bekerja, berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain, hingga terus terhubung dengan informasi digital membuat masyarakat usia produktif seolah dituntut untuk selalu siap. Padahal, tubuh dan pikiran tetap membutuhkan waktu untuk memulihkan energi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Februari 2026 mencatat rata-rata waktu kerja di Indonesia berada di kisaran 41–43 jam per minggu, melampaui standar 40 jam.

Beban tersebut semakin terasa bagi jutaan pekerja komuter yang harus menghabiskan waktu dalam perjalanan setiap hari. Di tengah kondisi always-on itu, kelelahan berkepanjangan dapat berpengaruh terhadap kondisi fisik maupun emosional.

Berangkat dari realitas tersebut, bodrex kembali menghidupkan program CSR Pasukan bodrex yang telah berjalan sejak 2006. Tahun ini, kampanye tersebut hadir melalui gerakan nasional “Pasukan bodrex 5 Menit Jeda, Kembali Siap untuk Indonesia”, yang berlangsung pada 21 Agustus–21 Oktober 2026.

Mengajak masyarakat melakukan perubahan besar, bodrex menawarkan langkah yang lebih sederhana, menyediakan lima menit untuk berhenti, menarik napas, dan memulihkan diri sebelum kembali beraktivitas.

“Di tengah tuntutan hidup yang semakin cepat, masyarakat tidak hanya butuh solusi yang cepat dan efektif, tetapi juga diingatkan pentingnya jeda,” ujar Dedy Angkakusuman, Director Brand Consumer Marketing Health Care Division PT Tempo Scan Pacific Tbk.

Pesan tersebut diterjemahkan melalui Experience Booth di Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas relaksasi, termasuk kursi pijat, sekaligus memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis.

Gerakan ini juga diperluas melalui kompetisi digital. Masyarakat diajak membagikan versi “5 Menit Jeda” mereka melalui video berdurasi satu menit. Rangkaian program tersebut menawarkan total hadiah hingga Rp1 miliar.

Bagi Rossa, jeda menjadi bagian penting untuk menjaga fokus di tengah aktivitasnya sebagai pekerja seni. “Saya percaya mengambil jeda sejenak untuk recharge membantu kita kembali fokus dan siap memberikan yang terbaik,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan Al Ghazali, yang melihat kebiasaan tersebut relevan bagi generasi muda. Menurutnya, ruang untuk recharge tetap dibutuhkan agar semangat dan produktivitas dapat terjaga.

Sementara itu, Chicco Jerikho menilai lima menit dapat menjadi momentum sederhana untuk kembali berkonsentrasi. “Meluangkan waktu sejenak untuk recharge membantu kita kembali fokus dan siap memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Diana Theodora, General Manager Brand Creative Content & Communication Health Care Division PT Tempo Scan Pacific Tbk, berharap kebiasaan sederhana itu dapat menjadi bagian dari keseharian masyarakat. “Langkah sederhana seperti mengambil jeda lima menit dapat membantu masyarakat kembali siap menjalani aktivitas,” tuturnya.

Pada akhirnya, pesan kampanye ini bukan tentang berhenti dari kesibukan, melainkan menyadari bahwa produktivitas juga membutuhkan ruang untuk memulihkan diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *