Lifestyle

Aice Group Dorong Inisiatif Sosial Berbasis Komunitas Selama Ramadan

Freemagz.id – Selepas Ramadan dan perayaan Idul Fitri 1447 H, Aice Group kembali menutup program tahunan “Maniskan Momen Ramadan” dengan capaian yang konsisten, jutaan paket takjil es krim tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Program yang telah berjalan selama satu dekade ini tak hanya soal distribusi produk, tetapi juga tentang bagaimana tradisi berbagi terus hidup di tengah masyarakat.

Ramadan di Indonesia memang memiliki dinamika tersendiri. Selain sebagai momen spiritual, periode ini juga identik dengan intensitas kebersamaan yang meningkat baik dalam lingkup keluarga maupun komunitas. 

Aktivitas sahur dan berbuka puasa menjadi titik temu sosial yang memperkuat relasi, termasuk di ruang publik seperti masjid dan lingkungan permukiman. Di sinilah tradisi berbagi takjil mengambil peran penting, bukan sekadar pelengkap berbuka, tetapi simbol kepedulian dan koneksi sosial.

Melihat konteks tersebut, Aice menghadirkan pendekatan berbasis komunitas. Sepanjang Februari hingga Maret, distribusi takjil dilakukan di ribuan titik mulai dari kawasan padat perkotaan hingga daerah permukiman melalui kolaborasi dengan distributor, pemilik warung, hingga pengurus masjid. 

Skema ini memungkinkan distribusi berjalan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat jaringan sosial di tingkat lokal.

Produk yang dibagikan pun beragam, dari lini Aice Moochii dengan berbagai varian rasa hingga Aice Crispy Balls yang populer di kalangan keluarga. Namun lebih dari itu, kehadiran produk-produk tersebut menjadi medium untuk menciptakan pengalaman berbuka yang lebih ringan, ceria, dan inklusif.

Menariknya, program ini juga bergerak di ranah digital. Aktivasi di kota-kota seperti Bandung, Medan, dan Jakarta menghadirkan interaksi langsung antara masyarakat dan kreator konten, memperluas jangkauan partisipasi.

Sementara itu, sesi live streaming melalui platform TikTok menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk ikut merasakan semangat berbagi, bahkan dari jarak jauh.

Pendekatan hibrida offline dan digital mencerminkan perubahan cara masyarakat berinteraksi hari ini. Tradisi tetap berjalan, namun dengan format yang lebih adaptif dan relevan.

Memasuki momen Lebaran, semangat tersebut berlanjut dalam tradisi silaturahmi. Bagi Aice, keberlanjutan program ini menjadi bagian dari upaya menjaga nilai kebersamaan, tidak hanya saat Ramadan, tetapi juga dalam berbagai momentum lain sepanjang tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *