LifestyleNews

Rip Curl Cup 2026 Hadir dengan Misi Baru, Selamatkan Laut Lewat Aksi Nyata

Freemagz.id – Bagi para peselancar, ombak adalah arena bermain sekaligus sumber inspirasi. Namun, kualitas ombak tidak hanya ditentukan oleh kondisi laut, melainkan juga oleh kesehatan sungai yang bermuara ke pesisir. Gagasan itulah yang kembali diangkat dalam penyelenggaraan Rip Curl Cup Padang Padang 2026, salah satu kompetisi selancar paling bergengsi di Indonesia.

Untuk tahun kedua berturut-turut, Rip Curl Indonesia melanjutkan kolaborasinya dengan organisasi lingkungan Sungai Watch sebagai mitra resmi program keberlanjutan. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya mengurangi pencemaran plastik sebelum limbah tersebut mencapai laut, sekaligus mengajak publik berpartisipasi melalui pembelian merchandise resmi ajang tersebut.

Setiap pembelian Rip Curl Cup Padang Padang 2026 Merchandise Collection akan menyisihkan sebagian hasil penjualan untuk mendukung aktivitas Sungai Watch dalam membersihkan sungai-sungai di Indonesia. Dengan demikian, merchandise tidak hanya menjadi cendera mata bagi penggemar selancar, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

President Rip Curl Indonesia, James Hendy, mengatakan menjaga laut merupakan tanggung jawab bersama, terutama bagi komunitas yang hidup berdampingan dengan ombak.

“Di Rip Curl, kami percaya tanggung jawab kami tidak berhenti di atas ombak. Laut telah memberikan begitu banyak kepada kami. Melalui kemitraan dengan Sungai Watch, mulai dari pemasangan penghalang sampah di sungai hingga dukungan dari setiap pembelian merchandise, kami berinvestasi untuk masa depan sungai, laut, dan masyarakat yang bergantung padanya,” ujar James.

Kolaborasi antara Rip Curl dan Sungai Watch tidak hanya berfokus pada kampanye, tetapi juga menghasilkan aksi nyata di lapangan. Keduanya telah memasang dua river barrier di kawasan Ilalang Sempidi dan Pengubengan, Bali. Fasilitas tersebut berfungsi menangkap sampah sebelum terbawa aliran sungai menuju laut.

Sejak dipasang, kedua penghalang sampah itu telah mengumpulkan sekitar 1.788 kilogram limbah, sehingga mencegah ribuan kilogram sampah, terutama plastik, mencemari ekosistem pesisir.

Didirikan di Bali pada 2020 oleh Gary, Kelly, dan Sam Bencheghib, Sungai Watch kini berkembang menjadi gerakan lingkungan yang melibatkan lebih dari 180 river warriors. Organisasi ini mengembangkan pendekatan terpadu melalui pemasangan penghalang sampah, sistem pengumpulan, pemilahan, hingga pengolahan limbah agar tidak kembali mencemari lingkungan.

Kolaborasi yang pertama kali dimulai pada Rip Curl Cup Padang Padang 2025 ini menunjukkan bahwa industri olahraga juga dapat berperan aktif dalam mendorong perubahan.

Melalui kompetisi selancar kelas dunia, Rip Curl ingin mengingatkan bahwa setiap sungai pada akhirnya bermuara ke laut. Karena itu, menjaga kualitas ombak terbaik Indonesia juga harus dimulai dari menjaga kebersihan aliran sungai.

Rip Curl Cup Padang Padang 2026 sendiri akan berlangsung sepanjang Agustus di Pantai Padang Padang, Bali, dengan seremoni pembukaan pada 1 Agustus 2026.

Selain menghadirkan para peselancar terbaik, ajang ini kembali membawa pesan bahwa keberlanjutan bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang dapat dimulai dari langkah sederhana, termasuk memilih produk yang mendukung pelestarian lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *