Regent Bali Canggu Menawarkan Pengalaman Yang Perspektif
Freemagz.id – Regent semakin memperluas portofolio mewahnya dengan kehadiran Regent Bali Canggu yang telah lama dinantikan, membawa standar baru dalam pengalaman menginap di tepi pantai Canggu. Berlokasi di pesisir barat daya Bali yang eksklusif, resort ini menjadi properti pertama Regent Hotels & Resorts di Indonesia sejak akuisisi merek tersebut oleh IHG Hotels & Resorts pada tahun 2018. Regent Bali Canggu siap menjadi salah satu destinasi tepi pantai paling dicari di Bali.

Dibalut cahaya matahari tropis dan diiringi suara deburan ombak yang menenangkan, Regent Bali Canggu sebuah resort yang sepenuhnya terdiri dari suite dan vila – menawarkan konsep discreet maximalism, menghadirkan perpaduan sempurna antara ketenangan dan stimulasi. Properti ini juga akan menjadi rumah bagi salah satu pengalaman spa pertama di dunia dari Regent, lima destinasi kuliner luar biasa, sembilan kolam renang, serta Regent Club eksklusif.
Manish Puri, General Manager Regent Bali Canggu, menyampaikan, “Ini adalah momen luar biasa bagi kami untuk membawa kembali Regent ke Indonesia. Dengan warisan lebih dari 50 tahun dalam inovasi, pemandangan yang luar biasa, lokasi ikonik, serta pelayanan yang tak tertandingi, Regent kini hadir di Canggu untuk mendefinisikan ulang kemewahan.”

Regent Bali Canggu menghadirkan 150 suite dan vila yang dirancang dengan elegan, banyak di antaranya menawarkan pemandangan laut, taman, atau akses langsung ke laguna. Menetapkan standar baru dalam kelapangan ruang di Canggu, tipe Studio Suites memiliki luas mulai dari 818 kaki persegi, dilengkapi dengan kamar mandi berkonsep oasis yang menampilkan bathtub kayu jati buatan tangan dan rain shower. Suite yang lebih luas, Two Bedroom Penthouse Oceanfront dengan Private Pool, menawarkan ruang tinggal seluas 6.652 kaki persegi, dapur lengkap, teras pribadi, serta kolam renang infinity berukuran 322 kaki persegi yang menghadap Samudera Hindia.
Sementara itu, One Bedroom Beachfront Villa dengan Private Pool mencakup 3.519 kaki persegi ruang dalam dan luar, menghadirkan pemandangan laut yang memukau. Vila ini juga dilengkapi pantry khusus dan akses eksklusif ke Regent Club, menghadirkan pengalaman menginap yang lebih istimewa. Menawarkan interpretasi baru dari pengalaman tropis Bali, arsitektur Regent Bali Canggu dirancang oleh Wimberly, Allison, Tong, dan Goo (WATG) agar selaras dengan geografi dan warisan budaya pulau ini. Penggunaan kayu dan batu andesit pada bangunan bertingkat rendah menghormati kekayaan sumber daya alam Bali, menghadirkan perpaduan harmonis antara pesona tradisional dan kemewahan modern.

Desain interior yang dikurasi oleh Hirsch Bedner Associates (HBA) menggunakan warna alami, tekstil, dan kerajinan tangan yang rumit. Setiap elemen mencerminkan keberagaman budaya Indonesia, dengan sentuhan batik dan motif khas Bali yang diintegrasikan dalam palet warna yang lembut dan menenangkan. Ahli lanskap John Pettigrew turut menyelaraskan arsitektur resort dengan lingkungan sekitarnya, menggunakan tanaman lokal dan material daur ulang untuk menciptakan taman-taman yang memperhalus garis geometris bangunan.
Regent Bali Canggu menghadirkan lima restoran khas yang menawarkan pengalaman bersantap istimewa. Taru, sebagai restoran utama, menyajikan hidangan autentik Indonesia seperti rendang sapi dan udang bakar woku, memberikan kesempatan bagi tamu untuk menikmati cita rasa kaya khas Nusantara.

Sazón, yang dipimpin oleh chef pemenang penghargaan Andrew Walsh, merupakan tempat persembunyian bernuansa Spanyol di Batu Bolong, menghadirkan tapas klasik yang dibuat ulang dengan sentuhan kreatif. Hidangan unggulannya termasuk paella tinta cumi arroz negro dan gurita dengan kentang espuma, sempurna dipadukan dengan koleksi eksklusif wine Sherry dan Cava. Cure, yang akan dibuka pada akhir 2025, menghadirkan menu modern Eropa dengan sentuhan Asia, merayakan kekayaan hasil bumi Indonesia.
“Sazón dan Cure sangat dekat dengan hati saya dan visi saya dalam dunia perhotelan,” ujar Chef Andrew Walsh. “Sazón terinspirasi dari suasana tapas bar di Barcelona, tetapi dihidupkan kembali dengan energi dan semangat Canggu. Sementara itu, Cure akan menghadirkan hidangan modern Eropa yang dirancang untuk merayakan bahan-bahan terbaik, budaya, dan tradisi.”

Regent Spa & Wellness yang akan dibuka pada akhir 2025, menandai debut spa berlabel Regent pertama di dunia. Bekerja sama dengan Raison d’Etre, spa ini menggabungkan warisan kesehatan Bali dengan perawatan yang dirancang untuk menyeimbangkan pikiran, tubuh, dan jiwa. Menu spa mencakup berbagai perawatan tubuh seperti lulur, pembungkusan tubuh (wrap), serta sesi perawatan kulit eksklusif menggunakan produk dari Kerstin Florian.
Sebagai bagian dari standar pelayanan khas Regent, Regent Experience Agent akan menjadi pendamping pribadi tamu selama masa menginap, memastikan setiap detail dipersonalisasi dengan sempurna sejak kedatangan hingga keberangkatan. Sesampainya di suite atau vila, tamu akan disambut dengan Refreshment Gallery yang berisi minuman beralkohol dan non-alkohol pilihan, serta camilan gourmet khas Bali.

Filosofi desain baru Regent diwujudkan melalui ilustrasi yang menangkap esensi setiap lokasi. Untuk Regent Bali Canggu, karya seni ini terinspirasi dari Legenda Selat Bali, yang berpadu dengan keagungan Pura Besakih di lereng Gunung Agung. Ilustrasi yang diciptakan oleh seniman ternama asal Rumania, Saddo, menampilkan simbol-simbol ikonik seperti Manik Angkeran, Naga Besakih, dan ombak khasCanggu, menciptakan narasi visual yang menggambarkan keindahan dan perhatian mendetail yang akan dirasakan para tamu selama menginap.

