Pepsodent GumExpert Lab Ajak Masyarakat Melihat Ulang Pentingnya Kesehatan Gusi
Freemagz.id – Kesadaran masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatan gigi terus menunjukkan perkembangan positif. Namun di balik meningkatnya kebiasaan menyikat gigi dan penggunaan produk perawatan mulut, masih ada satu aspek yang kerap luput dari perhatian, yakni kesehatan gusi.
Padahal, gusi memegang peran penting sebagai fondasi yang menopang gigi agar tetap kuat dan berfungsi optimal sepanjang hidup.
Berangkat dari kondisi tersebut, Pepsodent bersama Audy Dental dan Guardian Indonesia, dengan dukungan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), menghadirkan Pepsodent GumExpert Lab di Atrium Central Park Mall, Jakarta, pada 4–7 Juni 2026.
Mengusung konsep aktivasi publik berbasis sains, program ini dirancang untuk mengedukasi masyarakat mengenai hubungan erat antara kesehatan gusi, kesehatan gigi, dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Berbagai fasilitas interaktif, pemeriksaan kesehatan mulut gratis, hingga pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan dihadirkan guna membantu pengunjung mengenali kondisi kesehatan gusi mereka sejak dini.
Ketua Pengurus Besar PDGI, drg. Usman Sumantri, MSc., menilai inisiatif tersebut menjadi langkah positif dalam memperluas edukasi kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat.
“Pepsodent GumExpert Lab menjadi sebuah inisiatif edukatif yang mengangkat isu kesehatan gusi. Event ini menghadirkan platform yang tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga membantu masyarakat mengenali dan memahami kondisi kesehatan gusi mereka secara lebih mendalam,” ujar Usman.
Menurut data yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, meski kesadaran menjaga kebersihan gigi meningkat, fokus masyarakat masih cenderung tertuju pada gigi yang terlihat secara langsung. Sementara itu, gangguan pada gusi sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas dan baru disadari ketika sudah memasuki tahap yang lebih serius.
Head of Marketing Oral Care Unilever Indonesia, Rikka Anggitha, mengatakan bahwa persepsi tersebut menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya meningkatkan kesehatan mulut masyarakat.
“Kami melihat banyak orang belum menyadari bahwa gusi adalah fondasi dari kesehatan gigi dan mulut. Menjaga kesehatan gusi sama pentingnya dengan merawat gigi, bahkan dalam banyak kasus dapat menjadi faktor yang menentukan kondisi kesehatan mulut secara keseluruhan,” kata Rikka.
Pandangan serupa disampaikan drg. Ines Augustina Sumbayak, Sp.Perio, dokter gigi spesialis periodonsia dari Audy Dental. Ia menjelaskan bahwa peradangan gusi pada tahap awal atau gingivitis sering kali tidak menimbulkan rasa sakit sehingga mudah diabaikan.
“Jika tidak ditangani, gingivitis dapat berkembang menjadi periodontitis yang bersifat irreversible. Pada kondisi ini, kerusakan jaringan penyangga gigi sudah terjadi dan perawatannya menjadi lebih kompleks,” jelas Ines.

Selain berdampak pada kesehatan mulut, gangguan gusi juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko sejumlah penyakit sistemik, termasuk penyakit jantung, stroke, diabetes, infeksi saluran pernapasan, hingga komplikasi kehamilan.
Dalam rangkaian acara ini, pengunjung dapat mengikuti pemeriksaan gigi dan gusi gratis bersama dokter gigi dari Audy Dental, mencoba teknologi Pepsodent AI Gum Check Tool, serta memperoleh edukasi mengenai langkah-langkah perawatan gusi yang tepat. Guardian Indonesia juga menghadirkan berbagai program promosi dan akses layanan kesehatan mulut yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
Senior Brand and Marketing Manager Guardian Indonesia, Tika Lestari, menegaskan bahwa akses terhadap informasi dan layanan kesehatan menjadi bagian penting dalam membangun gaya hidup sehat.
“Kami percaya wellness dimulai dari akses, baik akses terhadap informasi yang terpercaya, produk yang tepat, maupun layanan kesehatan yang mudah dijangkau. Kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan edukasi kesehatan gusi kepada lebih banyak masyarakat,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, aktor dan figur publik Dion Wiyoko membagikan pengalaman pribadinya saat menghadapi masalah gusi yang sempat mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Dulu saya berpikir cukup dengan merawat gigi. Setelah mengalami pembengkakan gusi dan harus menjalani perawatan deep scaling, saya baru menyadari bahwa gusi memiliki peran yang sangat penting. Sejak saat itu saya lebih memperhatikan kesehatan gusi sebagai bagian dari investasi kesehatan jangka panjang,” ungkap Dion.
Melalui Pepsodent GumExpert Lab, para penyelenggara berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa senyum sehat tidak hanya ditentukan oleh gigi yang bersih, tetapi juga oleh gusi yang kuat dan terawat. Edukasi sejak dini dinilai menjadi kunci untuk mencegah berbagai masalah kesehatan mulut sekaligus mendukung kualitas hidup yang lebih baik di masa mendatang.

