TODAK Resmi Masuk Fase 2.0, Perluas Peran di Industri Esports Asia Tenggara
Freemagz.id – Transformasi besar tengah dijalani brand esports Asia Tenggara, TODAK. Memasuki tahun 2026, perusahaan ini memperkenalkan fase baru bertajuk TODAK 2.0, sebuah strategi yang menggeser fokus brand dari organisasi tim esports menjadi esports lifestyle performance brand yang lebih luas.
Perubahan arah ini menjadi langkah penting dalam penguatan bisnis jangka panjang. Mulai 1 Januari 2026, TODAK resmi menutup operasional divisi tim esports-nya. Keputusan tersebut diambil untuk memusatkan sumber daya pada pengembangan produk, kolaborasi strategis dengan liga esports, serta distribusi yang lebih terstruktur, terutama di pasar Indonesia yang terus berkembang.
Founder TODAK, Azlan Zainal, menegaskan bahwa langkah ini bukan berarti meninggalkan dunia kompetitif yang selama ini membesarkan nama brand tersebut. Sebaliknya, TODAK ingin memperluas perannya di industri dengan menghadirkan produk lifestyle yang lahir dari budaya esports.
Transformasi ini juga ditandai dengan pembaruan identitas visual brand. Logo terbaru menampilkan elemen “Battle Scar”, simbol yang menggambarkan perjalanan, pengalaman, serta proses evolusi perusahaan menuju fase berikutnya.
Komitmen terhadap ekosistem esports Indonesia tetap menjadi bagian penting dari strategi TODAK. Untuk musim kompetisi 2026, brand ini menjalin kerja sama resmi dengan Mobile Legends Professional League Indonesia dan Mobile Legends Development League Indonesia. Dalam kemitraan tersebut, TODAK dipercaya sebagai Official Gaming Chair sekaligus Official Merchandise Partner selama dua musim kompetisi.

Kolaborasi ini mencakup penyediaan kursi gaming resmi di panggung pertandingan, pengembangan merchandise liga, hingga berbagai aktivitas komunitas yang berlangsung sepanjang musim.
Presiden Direktur sekaligus Co-Founder PT TODAK Nusantara Group, Shinta W. Dhanuwardoyo, menyebut kerja sama dengan liga esports terbesar di Indonesia tersebut menjadi ruang kolaborasi penting bagi brand untuk berkembang sekaligus berkontribusi pada industri.
Sejalan dengan kemitraan tersebut, TODAK juga meluncurkan produk terbaru TODAK Throne 2.0, generasi baru kursi gaming yang dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Produk ini hadir dengan desain ergonomis khas TODAK, penyegaran detail finishing, serta pilihan warna seperti white, grey, black on black, hingga edisi khusus kolaborasi MPL.
Di Indonesia, distribusi resmi kursi gaming ini dilakukan melalui PT Datascrip, yang memasarkan produk tersebut melalui jaringan ritel nasional serta berbagai platform e-commerce.
Direktur PT Datascrip, Sintra Wong, menyatakan bahwa peluncuran Throne 2.0 menjadi momentum penting untuk memperluas akses produk TODAK di pasar Indonesia dengan dukungan layanan purnajual yang terpercaya.
Melalui strategi TODAK 2.0, perusahaan kini menempatkan tiga fokus utama sebagai fondasi pertumbuhan: pengembangan produk performance, kemitraan dengan liga esports, serta kolaborasi kreatif lintas industri. Langkah ini menegaskan ambisi TODAK untuk memperkuat posisinya sebagai brand esports lifestyle dari Asia Tenggara yang siap bersaing di panggung global.

