AutomotiveLifestyle

Mandalika Jadi Sorotan Dunia, MotoGP 2026 Hadirkan Balapan dan Pengalaman Wisata

Freemagz.id – Indonesia kembali bersiap menjadi sorotan dunia melalui penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat.

Menandai dimulainya rangkaian menuju ajang balap motor paling bergengsi tersebut, penjualan tiket resmi dibuka dalam seremoni peluncuran yang digelar di Sarinah, Jakarta.

Tahun depan akan menjadi penyelenggaraan MotoGP Indonesia yang kelima sejak pertama kali digelar di Mandalika. Tak hanya menghadirkan persaingan para pembalap terbaik dunia, ajang ini juga semakin menegaskan posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan bahwa MotoGP Mandalika kini telah berkembang melampaui statusnya sebagai sekadar event olahraga internasional. “Memasuki tahun kelima, Pertamina Grand Prix of Indonesia telah menjadi katalis pengembangan destinasi The Mandalika sekaligus instrumen nation branding Indonesia di mata dunia,” ujar Maya.

Menurutnya, dampak yang dihasilkan tidak hanya terlihat dari tingginya eksposur global, tetapi juga dari peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal. Salah satu pencapaian yang dinilai membanggakan adalah seluruh marshal yang bertugas kini berasal dari Nusa Tenggara Barat dan telah memenuhi standar internasional.

Mengusung tema The Rise of Local Heroes, penyelenggaraan tahun 2026 menyoroti semakin berkembangnya talenta motorsport nasional. Indonesia kembali memiliki wakil di kejuaraan dunia melalui Mario Suryo Aji di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3. Kehadiran mereka dinilai menjadi simbol kemajuan pembinaan atlet balap Tanah Air.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menilai capaian tersebut menjadi indikator positif perkembangan motorsport nasional. “Kehadiran Mario Suryo Aji di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 menunjukkan bahwa pembinaan olahraga motorsport Indonesia berada pada arah yang positif,” kata Erick.

Optimisme itu juga diperkuat oleh prestasi pembalap muda Indonesia di berbagai kejuaraan internasional. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah talenta Tanah Air berhasil mencatatkan hasil kompetitif yang semakin memperlihatkan potensi Indonesia di kancah balap dunia.

Di sisi lain, dampak ekonomi yang dihasilkan MotoGP Mandalika terus menunjukkan tren positif. Pada penyelenggaraan sebelumnya, event ini berhasil menarik lebih dari 140 ribu penonton, sementara aktivitas di kawasan Mandalika sepanjang musim MotoGP 2025 mencatat lebih dari 200 ribu kunjungan.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Moreno Soeprapto, menegaskan bahwa keberhasilan motorsport nasional tidak hanya ditentukan oleh para pembalap. “Semangat The Rise of Local Heroes sangat relevan karena keberhasilan motorsport nasional tidak hanya dibangun oleh pembalap, tetapi juga oleh seluruh ekosistem yang mendukungnya, mulai dari komunitas, mekanik, official, marshal, hingga penyelenggara,” ujarnya.

Sementara itu, Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, menilai Mandalika memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan seri MotoGP lainnya. “Melalui konsep ‘Thrill in Paradise’, pengunjung tidak hanya dapat menyaksikan balapan kelas dunia, tetapi juga menikmati keindahan alam, budaya, kuliner, sport tourism, dan berbagai pengalaman khas Indonesia,” tutur Troy.

Selain aksi balap di lintasan, pengunjung akan disuguhkan beragam aktivitas wisata dan hiburan, mulai dari wisata bahari, festival musik, kegiatan olahraga luar ruang, hingga pengalaman budaya khas Lombok.

Kombinasi olahraga kelas dunia dan keindahan destinasi inilah yang terus memperkuat posisi Mandalika sebagai salah satu destinasi sport tourism paling unik di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *