News

Menjaga Semangat Gotong Royong, UNIQLO dan Kitabisa Dukung Guru Honorer

Freemagz.id – Semangat gotong royong tidak selalu hadir dalam bentuk aksi besar. Dalam keseharian, kontribusi kecil yang dilakukan secara bersama-sama justru dapat berubah menjadi dukungan yang lebih berarti. Semangat inilah yang menjadi dasar program “Satu untuk Seribu”, kolaborasi UNIQLO Indonesia dan Kitabisa dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Program yang berlangsung sepanjang 1–31 Agustus 2026 tersebut mengajak pelanggan ikut berkontribusi melalui setiap transaksi di toko maupun kanal digital UNIQLO Indonesia. Dari setiap transaksi, UNIQLO menyisihkan Rp1.000 untuk mendukung para guru honorer di berbagai daerah.

Hasilnya, terkumpul dukungan senilai Rp1 miliar serta 1.400 potong pakaian UNIQLO yang akan disalurkan kepada 1.000 guru honorer. Bantuan tersebut tidak hanya menyasar kebutuhan finansial, tetapi juga kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat.

“Bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Indonesia, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberikan apresiasi kepada para guru honorer yang telah berperan penting dalam mencerdaskan dan membentuk masa depan Indonesia melalui dedikasi sepenuh hati,” ujar Evy Christina Setiawan, Corporate & Product PR Manager UNIQLO Indonesia.

Menurut Evy, antusiasme pelanggan menjadi bagian penting dari terwujudnya program tersebut. Ia berharap kontribusi yang berasal dari transaksi sehari-hari dapat menjadi dukungan sekaligus penyemangat bagi para guru yang terus mengabdikan diri di bidang pendidikan.

Dukungan ini kemudian disalurkan bersama Kitabisa. Vikra Ijas, Co-Founder Kitabisa, melihat program tersebut sebagai contoh bagaimana aksi sederhana dapat memiliki dampak ketika dilakukan secara kolektif.

“Kami percaya bahwa perubahan besar seringkali berawal dari tindakan sederhana yang dilakukan bersama-sama,” kata Vikra. Ia menambahkan, inisiatif tersebut sekaligus menunjukkan masih luasnya ruang kolaborasi untuk memperkuat sektor pendidikan Indonesia.

Sebagai tahap awal penyaluran, UNIQLO dan Kitabisa menyerahkan bantuan secara simbolis di MI Shofwatul Ummah, Kalideres, Jakarta, yang diterima delapan guru honorer. Salah satunya adalah Fadhil, guru honorer di sekolah tersebut. Ia menggambarkan tantangan ekonomi yang masih dihadapi tenaga pendidik honorer.

“Gaji guru memang nggak seberapa. Makanya saya nggak cuma mengajar di satu sekolah. Saya juga mengajar bimbel, bimbel Qur’an, sampai ekskul di sekolah lain, bahkan harus jadi driver online, tapi tetap saya jalani,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, bantuan ditujukan kepada guru dari 176 sekolah di 12 provinsi, dengan sekitar 70 persen penerima berada di Indonesia Timur dan 69 persen merupakan perempuan.

Bagi UNIQLO, “Satu untuk Seribu” menjadi bagian dari kontribusi sosial yang lebih luas. Sebelumnya, perusahaan juga menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana, termasuk gempa Flores dan kebakaran Desa Adat Sade, Lombok.

Pada akhirnya, program ini memperlihatkan bahwa sebuah transaksi yang tampak sederhana dapat memiliki arti berbeda ketika dilakukan bersama: menjadi bentuk apresiasi bagi mereka yang setiap hari ikut membentuk masa depan generasi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *