Travel

Meningkatkan Potensi Keindahan Jember Lewat Pariwisata dan Budaya, Serta Hasil Bumi

Freemagz.id – Jember adalah sebuah wilayah kabupaten yang merupakan bagian dari wilayah Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Jember berada di lereng Pegunungan Yang dan Gunung Argopuro membentang ke arah selatan sampai dengan Samudera Indonesia. Dalam konteks regional, Kabupaten Jember mempunyai kedudukan dan peran yang strategis sebagai salah satu Pusat Kegiatan Wilayah (PKW). Jember mempunyai potensi besar untuk berkembang. 

Tanahnya yang subur menjadikan kota di belahan timur Jawa Timur ini dikenal sebagai daerah agraris dan penghasil berbagai komoditas pertanian (padi, jagung, kedelai). Daerahnya subur untuk kegiatan pertanian dan perkebunan. Produksi unggulan perkebunan andalannya adalah komoditi tembakau,.

Perusahaan perkebunan besar juga teradapat di Kabupaten Jember, Seperti PT Perkebunan Nusantara, Perusahaan Daerah Perkebunan dan beberapa perkebunan swasta, dengan komoditas utama seperti kopi, karet, kakao, teh, cengkeh, dan beberapa komoditas lainnya. Juga terdapat lembaga prestisius; Lembaga Penelitian Kopi dan Kakao, Lembaga Penelitian Tembakau.

Disamping itu juga Jember juga punya beberapa julukan, seperti Kota Tembakau, Mungkin beberapa orang tidak banyak yang tahu bahwa Jember merupakan salah satu produsen tembakau terbesar di Indonesia. Serta Jember dapat dikategorikan sebagai daerah penghasil cerutu terbaik di dunia dan banyak dari produksinya telah di ekspor ke luar negeri. 

Tidak hanya itu såja, Jember juga mempunyai banyak objek wisata pantai yang indah, Dan juga pegunungan yang membentang di sebelah Utara dan Timur menjadikan Jember banyak memiliki obyek wisata alam seperti air terjun. Areal perkebunan yang ada juga merupakan lokasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Obyek wisata antara lain : Pantai Watu Ulo dengan batu ular yang memanjang dari pesisir pantai hingga masuk ke laut. Tanjung Papuma dengan gugusan batu karang di tengah laut serta pasir putih sepanjang pantai dan obyek wisata pantai lainnya.

Dalam mengembangkan pariwisata, tidak mungkin Pemkab Jember dan Disparbud bekerja sendiri tanpa bantuan dari seluruh masyarakat, hingga semua pelaku wisata yang ada di Jember. “Pengembangan wisata bisa terwujud jika dilakukan secara bersama-sama melalui kerja tim. Sementara itu Hendy Siswanto, Bupati Jember, Sektor pariwisata juga sebagai pemicu pertumbuhan sektor-sektor lainnya. 

Penyelenggaraan even pariwisata atau daya tarik pariwisata tentu membutuhkan dukungan sektor-sektor lain sebagai misal dengan dibukanya destinasi wisata baru tentu akan menjadi efek pengganda (multiplier effect) kegiatan ekonomi di sekitarnya, yaitu munculnya restoran, penginapan, usaha jasa (parkir, toilet, rest area, dan lain lain), tempat oleh-oleh/souvenir.

Tidak sampai di situ saja, Andhy Irawan, MBA, Putra Kelahiran Jember sekaligus CEO Dafam Hotel Management, menyampaikan, Kabupaten Jember ini potensinya luar biasa. Namun ia mengaku masih kurang hal apalagi untuk menjadikan Jember menjadi luar biasa lagi. Pengembangan destinasi pariwisata tidak terbatas pada penyediaan sarana dan prasarana pendukung tetapi juga untuk menjaga kelestarian atraksi budaya, terutama pada wisata budaya dimana dibutuhkan pelaku yang berkesinambungan, yang menjadi pewaris pelaku budaya di masyarakat. 

Selama ini yang menjadi kendala diKabupaten Jember adalah minimnya generasi muda yang meneruskan mandat ini. Mereka lebih memilih berkarya di bidang lain yang dirasa lebih menjanjikan. Hal ini yang perlu diantisipasi sehingga di masa yang akan datang masih dijumpai pelaku-pelaku budaya sebab ada yang memilih penghidupan dengan jalan memajukan wisata budaya di daerahnya. 

Sebagai Putra kelahiran Jember Andhy Irawan,MBA, akan terus memperjuang kota Jember sebagai kota Pariwisata, Kebudayaannya dan juga di kenal sebagai tujuan wisata oleh wisatawan mancanegara, serta wisatawan dalam negeri. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *