Menparekraf Ajak Pelaku Ekraf Sidoarjo Perkuat Kolaborasi dan Ubah Hambatan Jadi Peluang
Freemagz,id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, untuk memperkuat kolaborasi dan mengubah cara berpikir saat menghadapi hambatan dengan melihatnya sebagai peluang sehingga mampu menghadirkan solusi yang inovatif, bisa beradaptasi, dan kolaboratif.
Menparekraf Sandiaga dalam acara workshop KaTa Kreatif di Kantor Bupati Sidoarjo, mengatakan ketika bertemu dengan pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah ia kerap mendapat aspirasi terkait masih banyaknya hambatan yang dihadapi para pelaku ekonomi kreatif saat berproduksi. Baik dari segi ketersediaan bahan baku, peralatan penunjang, pemasaran, dan lainnya.

Ini yang justru saya lihat sebagai peluang, bahwa kesulitan-kesulitan ini merupakan peluang usaha bagi para pelaku UMKM untuk dapat menghadirkan solusi terhadap hal-hal atau produk yang dibutuhkan para pelaku ekraf lainnya,” kata Menparekraf Sandiaga. Ia mencontohkan kesulitan yang dihadapi Makhbub Junaidi, seorang pelaku ekonomi kreatif yang hadir di workshop KaTa Kreatif Kabupaten Sidoarjo. Pengrajin kulit itu mengaku masih kesulitan memperoleh pahat yang menjadi alat utamanya dalam berkreasi.
Saat ini ia masih harus mendapatkan pahat dari Jepang karena di Indonesia ia belum menemukan pahat dengan kualitas yang ia inginkan. Inilah hal yang menurut saya perlu kita sama-sama sikapi bahwa ada peluang yang harus kita isi dengan produk-produk berkualitas internasional dari produk UMKM kita,” ujar Sandiaga.
Kegiatan workshop KaTa Kreatif yang akan berlangsung tahun ini di 35 kabupaten/kota tanah air ini adalah bagian dari upaya Kemenparekraf/Baparekraf dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif termasuk rantai pasok ekonomi kreatif.

Menparekraf Sandiaga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam pelaksanaan KaTa Kreatif guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sehingga pelaku ekonomi kreatif dapat meningkatkan peluang usaha, meningkatkan kualitas produk dalam upaya memperkuat kinerja ekonomi kreatif yang ditargetkan mampu membuka 4,4 juta lapangan kerja.
Terlebih Kabupaten Sidoarjo sebelumnya telah ditetapkan sebagai Kabupaten Kreatif melalui uji petik program Penilaian Mandiri Kabupaten Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) dengan subsektor kuliner ditetapkan sebagai unggulan sekaligus penghela dari subsektor ekonomi kreatif lain.
Mari perkuat rantai pasok ekosistem ekonomi krearif kita sehingga peluang tersebut bisa kita hadirkan dalam bentuk UMKM-UMKM yang lebih berdaya agar lapangan kerja bisa tercipta, omzetnya meningkat secara nyata, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sandiaga.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Hudiyono, menyampaikan apresiasi terhadap Kemenparekraf/Baparekraf yang menghadirkan program pengembangan ekosistem KaTa Kreatif di Jawa Timur khususnya Sidoarjo. Terima kasih Pak Menteri atas pencerahan, pengetahuan, dan berbagi pengalaman tentang arti penting kreativitas untuk menghasilkan keberkahan bagi masyarakat di Jawa Timur,” kata Hudiyono.

