NewsTechno

Acer Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lewat Edukasi E-Waste

Freemagz.id – Di tengah semakin tingginya penggunaan perangkat elektronik dalam kehidupan sehari-hari, persoalan limbah elektronik atau e-waste menjadi isu yang tidak bisa lagi diabaikan. Mulai dari ponsel lama, laptop rusak, hingga berbagai perangkat digital yang sudah tidak terpakai, semuanya berpotensi menjadi ancaman bagi lingkungan jika tidak dikelola secara tepat.

Melihat tantangan tersebut, Acer Indonesia kembali mengembangkan gerakan keberlanjutannya melalui program #SayangBumi. Tahun ini, perusahaan teknologi tersebut memilih sekolah sebagai pusat gerakan dengan melibatkan 50 SMA di wilayah Jabodetabek untuk mendorong edukasi sekaligus aksi nyata pengelolaan limbah elektronik.

Program yang berlangsung hingga November 2026 ini tidak hanya menghadirkan kegiatan pengumpulan e-waste, tetapi juga workshop edukatif yang ditujukan kepada ribuan siswa. Acer menilai generasi muda memiliki peran penting dalam membentuk budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.

President Director Acer Indonesia, Leny Ng, mengatakan bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten bersama-sama.

“Selama enam tahun, #SayangBumi telah membuktikan bahwa perubahan nyata dimulai dari langkah kolektif yang konsisten. Tahun ini kami memilih hadir di sekolah karena kami percaya bahwa generasi yang tumbuh dengan kesadaran lingkungan adalah generasi yang akan menentukan seperti apa bumi ini dua puluh hingga tiga puluh tahun ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Leny menegaskan bahwa program tersebut dirancang untuk mendorong anak muda mengambil peran aktif dalam isu lingkungan.

“SayangBumi bukan sekadar program, ini undangan bagi anak-anak muda Indonesia untuk memimpin perubahan, bukan menunggu orang lain melakukannya. Acer ingin mendorong lebih banyak generasi muda untuk terlibat dalam pengelolaan limbah elektronik secara bertanggung jawab sekaligus membangun kesadaran bahwa langkah kecil dapat membawa dampak besar bagi bumi,” tambahnya.

Sebagai bagian dari program, Acer menargetkan pengumpulan lima ton limbah elektronik selama periode kegiatan berlangsung. Angka tersebut meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berhasil mengumpulkan lebih dari tiga ton e-waste.

Dalam pelaksanaannya, Acer menggandeng EwasteRJ sebagai mitra edukasi sekaligus pengelola daur ulang bersertifikasi. Kolaborasi ini memastikan seluruh limbah elektronik yang terkumpul diproses sesuai standar keamanan dan ramah lingkungan.

Founder EwasteRJ, Rafa Jafar, menilai keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci dalam menghadapi persoalan limbah elektronik yang terus meningkat.

“Kami mengapresiasi langkah Acer Indonesia dalam mendorong pengumpulan e-waste yang melibatkan berbagai pihak. Upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan harus secara kolektif.

Kami berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya pengelolaan limbah elektronik, sehingga gerakan ini dapat menginspirasi masyarakat luas untuk mulai peduli terhadap lingkungan,” kata Rafa.

Melalui pendekatan edukasi dan partisipasi langsung, program #SayangBumi diharapkan tidak hanya mengurangi timbunan limbah elektronik, tetapi juga melahirkan generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *