ASICS HYPERSYNC x Isa Boulder, Perpaduan Sportstyle dan Sentuhan Budaya Bali
Freemagz.id – Perkembangan tren fashion global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pergeseran menuju siluet low profile yang lebih minimalis, sekaligus meningkatnya apresiasi terhadap produk yang memiliki sentuhan craft dan nilai budaya.
Melihat fenomena tersebut, ASICS Sportstyle Indonesia menggandeng label fashion independen asal Bali, Isa Boulder, untuk menghadirkan interpretasi baru sneaker lifestyle melalui proyek kolaboratif bertajuk crafts for mind.

Kolaborasi ini melahirkan ASICS HYPERSYNC, sebuah sneaker yang memadukan arsip desain olahraga ASICS dengan pendekatan eksperimental khas Isa Boulder. Hasilnya bukan sekadar produk fashion, melainkan representasi pertemuan antara warisan olahraga, kreativitas kontemporer, dan kekayaan budaya lokal Bali.
Dalam proyek ini, Isa Boulder membawa identitas desain yang selama ini dikenal luas di kancah internasional melalui eksplorasi material dan teknik tekstil yang tidak konvensional.
Elemen seperti macrame, crochet, embroidery mesh, hingga inspirasi dari craftsmanship seremonial Bali diterjemahkan ke dalam detail HYPERSYNC, menciptakan karakter yang unik sekaligus artistik.
President Director ASICS Indonesia, Yuya Sugiyama, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan produk yang memiliki relevansi budaya sekaligus nilai emosional bagi konsumen.

“ASICS percaya bahwa inovasi terbaik lahir ketika performa, desain, dan nilai budaya dapat berjalan beriringan. Proyek bersama Isa Boulder menjadi bentuk eksplorasi baru bagi ASICS Sportstyle dalam menghadirkan produk yang tidak hanya relevan secara gaya, tetapi juga memiliki kedekatan emosional dengan komunitas kreatif dan budaya lokal Indonesia,” ujarnya.
Secara desain, HYPERSYNC mengusung siluet low profile yang tengah menjadi sorotan di industri fashion. Sneaker ini mengambil inspirasi dari sepatu track spike HYPERPOWER dan outsole sepatu wrestling SNAPDOWN 3. Kombinasi tersebut menghasilkan tampilan ramping dengan kenyamanan yang tetap menjadi ciri khas ASICS melalui penggunaan Ortholite X40 insole dan Ortholite Hybrid heel cup.
Menurut General Manager ASICS Sportstyle Indonesia, Dandy Hartanto, kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga menghadirkan ruang dialog antara fashion, budaya, dan komunitas kreatif.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar peluncuran produk, tetapi juga ruang eksplorasi budaya, musik, craft, dan komunitas kreatif yang merepresentasikan energi Bali secara autentik. HYPERSYNC menjadi simbol bagaimana sportstyle dapat terus berkembang melalui koneksi dengan kultur lokal dan kreativitas generasi baru,” kata Dandy.

Sebagai bagian dari peluncuran koleksi, ASICS dan Isa Boulder menghadirkan aktivasi khusus di Potato Head Studio, Seminyak, Bali. Program tersebut menggabungkan berbagai elemen mulai dari workshop artisan lokal, instalasi seni, pertunjukan musik, hingga kegiatan berbasis komunitas yang memperkuat keterkaitan antara fashion dan budaya lokal.
Tak hanya itu, sebagian hasil kolaborasi juga akan disalurkan kepada Yayasan Anak Bali sebagai bentuk kontribusi sosial. Langkah ini semakin menegaskan bahwa HYPERSYNC bukan sekadar sneaker lifestyle, melainkan proyek yang menghubungkan desain, budaya, dan dampak sosial dalam satu narasi yang utuh.
Koleksi sepatu HYPERSYNC tersedia eksklusif di isaboulder.com dan Potato Head Bali. Ikuti media sosial @asics_sportstyle_id untuk mendapatkan informasi terkait ASICS Sportstyle Indonesia.

