FashionLifestyle

5 Inspirasi Styling UNIQLO Fall/Winter 2026 untuk Gaya Urban yang Lebih Personal

Freemagz.id – Gaya kota tidak selalu tentang tampil maksimal. Justru ketika kenyamanan, fungsi, dan karakter personal bertemu, sebuah outfit bisa terasa lebih relevan. Prinsip inilah yang terlihat dalam koleksi UNIQLO Fall/Winter 2026 bertema Modern City Feelings, yang menerjemahkan dinamika kehidupan urban ke dalam pakaian sehari-hari.

Musim ini, UNIQLO mengeksplorasi cara baru mengenakan item yang sudah familiar dari flannel, knitwear, outerwear hingga celana bersiluet lebar. Alih-alih terpaku pada satu formula, koleksi ini memberi ruang untuk bereksperimen melalui warna, tekstur, layering, hingga perubahan proporsi.

Sejumlah figur publik pun memperlihatkan bagaimana satu item dapat memiliki karakter berbeda ketika dipadukan dengan cara yang berbeda.

Beri Kejutan pada Warna Netral : Warna netral menjadi kanvas yang mudah dikembangkan. Ranting memadukan Kemeja Flannel Boxy Lengan Panjang (Kotak) warna beige dengan Kulot Rapi abu-abu. Aksen merah dari T-Shirt Mini Lengan Panjang dan kaus kaki senada kemudian menjadi pop of color yang membuat tampilan lebih hidup.

Tities Saputra mengambil pendekatan serupa melalui Jaket Harrington dan Celana Barel bernuansa netral. Di antaranya, Kemeja Flannel Lengan Panjang bermotif kuning dan biru memberikan kontras sekaligus menjaga kesan kasual.

Sementara itu, Prilia Nurafrida menunjukkan bahwa penggemar black-on-black pun dapat bermain warna. Mantel Panjang Double Face Rileks dan Celana Barel Jersey diberi aksen merah melalui Cardigan Kabel Mini Kerah Bulat yang disampirkan di bahu.

Cokelat untuk Tampilan Lebih Sophisticated : Palet cokelat menjadi salah satu pendekatan penting dalam Modern City Feelings. UNIQLO mengeksplorasi gradasi cokelat dan chocolate untuk menghasilkan tampilan tonal yang terasa harmonis sekaligus elegan.

Kallula menerjemahkannya melalui Cardigan Fleece Rileks Berlapis Pile, Cardigan Polo Merino Blend Lengan Pendek, dan Celana Barel Korduroy. Perbedaan tekstur membuat warna senada terasa lebih berdimensi, dengan sentuhan preppy yang mudah diterapkan untuk smart casual.

Priscilla Jamail memilih versi yang lebih minimal melalui Jaket Blouson Fleece Berlapis, atasan hitam, dan Celana Kulot Nilon. Dominasi warna gelap membuat tampilan terasa understated, sementara tekstur fleece menjadi detail yang memberi kedalaman.

Loungewear, tetapi Bukan untuk di Rumah Saja : Batas antara pakaian rumah dan pakaian luar semakin cair. Dalam konsep Cozy & Relaxed, UNIQLO mengeksplorasi layering yang nyaman namun tetap terlihat stylish ketika dibawa ke ruang publik.

Darinesty Thufailana mengenakan dua Cardigan Merino Kerah Bulat bersama Celana Rajut Washable Lembut, menciptakan tampilan rileks yang tetap polished. Tyna Dwi Jayanti memberi interpretasi berbeda lewat Cardigan Milano Rib Kerah Kemeja dan Sweater Merino Kerah Bulat sebagai lapisan atas.

Sementara Sydney Azkassya memilih pendekatan lebih youthful melalui Atasan Crop Persegi Tanpa Lengan, Kulot Denim, serta Kardigan Rib Kerah V Garis yang diikat menyamping.

Ketika Outerwear Berpindah dari Alam ke Kota : Fungsi outdoor wear kini semakin mudah diterjemahkan ke dalam gaya urban. Konsep City Trek UNIQLO menawarkan pakaian dengan fungsi yang tetap praktis, tetapi lebih mudah dipadukan untuk aktivitas kota.

Leticia Joseph memadukan Jaket Parka Campuran Katun Utilitas dengan T-shirt putih dan Rok Model Celana Lipit, menciptakan tampilan sporty yang ringan. David John Schaap membawa Jaket Parka Hybrid Down ke konteks urban melalui T-shirt biru dan Celana Lapis Hangat.

Ayla Dimitri memilih Jaket Pendek Padded Utilitas sebagai pusat perhatian, dipadukan dengan kardigan dan celana korduroi cokelat. Hasilnya menunjukkan bahwa pakaian fungsional pun dapat menjadi elemen statement.

Siluet Lebar untuk Proporsi yang Lebih Modern : Salah satu perubahan paling mudah terlihat musim ini hadir pada siluet. Wider silhouettes memberikan volume sekaligus karakter, terutama melalui celana kulot dan barrel-leg. Salsabilla Salwa memadukan Kulot Denim dengan Kardigan Katun Lembut Ritsleting, lalu menambahkan sentuhan preppy melalui cardigan yang disampirkan menyerupai dasi.

Kian Al Ghifari bermain kontras dengan T-Shirt Waffle Kerah Henley Lengan Panjang berpotongan fitted, Celana Barel yang lebih lebar, serta Jaket Pendek Ritsleting Denim berpotongan boxy. Permainan proporsi membuat tampilan sederhana terasa lebih kontemporer.

Pada akhirnya, Modern City Feelings bukan sekadar tentang mengikuti tren. Koleksi UNIQLO Fall/Winter 2026 justru memperlihatkan bahwa pembaruan gaya dapat datang dari cara melihat kembali pakaian yang sudah dikenal. Warna, tekstur, fungsi, layering, dan siluet menjadi perangkat untuk membangun gaya yang lebih personal sekaligus tetap nyaman mengikuti ritme kehidupan kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *