Hotel

Menguatkan Identitas Heritage, Grand Hotel De Djokja Hadir dengan Wajah Baru

Freemagz.id – Di tengah riuhnya Jalan Malioboro yang tak pernah tidur, satu ikon lama kembali menyapa dengan wajah baru. Grand Hotel De Djokja resmi dibuka kembali, membawa pulang nama bersejarahnya setelah sempat dikenal sebagai Grand Inna Malioboro.

Namun, ini bukan sekadar pergantian identitas melainkan upaya menghidupkan kembali warisan yang telah menjadi bagian dari denyut kota Yogyakarta selama lebih dari satu abad.

Sejak pertama berdiri pada 1911, hotel ini telah menjadi saksi berbagai fase penting, dari era kolonial hingga masa awal kemerdekaan. Di sinilah para tokoh penting pernah singgah, berdiskusi, bahkan merumuskan arah sejarah. 

Salah satu kisah paling kuat datang dari periode 1945–1946, ketika bangunan ini digunakan sebagai markas Tentara Keamanan Rakyat di bawah kepemimpinan Sudirman. Kini, jejak tersebut masih terasa melalui Sudirman Suite ruang yang menyimpan artefak dan memori perjuangan.

Sentuhan masa lalu itu kini berpadu dengan standar kenyamanan masa kini. Di bawah pengelolaan InJourney Hospitality, hotel ini direvitalisasi menjadi properti bintang lima tanpa menghilangkan karakter aslinya. Fasad heritage tetap dipertahankan, sementara interior dan fasilitas diperbarui untuk menjawab kebutuhan wisatawan modern baik pelancong leisure maupun pebisnis.

Terdapat 210 kamar dan suite dengan desain yang menggabungkan nuansa klasik dan teknologi terkini. Fasilitasnya pun dirancang lengkap: mulai dari restoran all-day dining dengan menu Pan-Asia, lounge berkonsep stylish, pusat kebugaran, hingga area bermain anak dan kolam renang yang mengundang relaksasi di tengah padatnya agenda kota.

Menariknya, momen pembukaan kembali ini bertepatan dengan musim libur, menjadikannya opsi strategis bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman menginap berbeda bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga kedekatan dengan sejarah. 

Selama periode soft opening, hotel menawarkan tarif spesial yang terinspirasi dari tahun berdirinya, menghadirkan nilai tambah bagi tamu yang ingin menikmati sisi klasik Yogyakarta dengan sentuhan modern.

Lebih dari sekadar tempat bermalam, Grand Hotel De Djokja kini diposisikan sebagai destinasi itu sendiri ruang di mana cerita lama bertemu gaya hidup masa kini. Di kota yang dikenal akan budaya dan tradisinya, kehadiran kembali hotel ini menjadi pengingat bahwa sejarah, jika dirawat dengan tepat, selalu punya cara untuk tetap relevan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *