Eksplorasi Rasa Tanpa Batas, CURE Bali Resmi Hadir di Regent Canggu
Freemagz.id – Di pesisir Bali yang tak pernah berhenti berevolusi sebagai pusat gaya hidup dan kuliner, sebuah destinasi bersantap baru hadir dengan pendekatan yang tenang namun berkarakter, CURE Bali. Berlokasi di dalam Regent Bali Canggu, restoran ini menjadi perpanjangan visi kuliner yang sebelumnya berkembang di CURE Singapore, kini diterjemahkan dalam lanskap tropis yang kaya rasa dan budaya.

Di balik konsepnya adalah chef berbintang Michelin, Andrew Walsh, yang dikenal dengan pendekatan kuliner berbasis teknik Eropa modern yang diperkaya sentuhan Asia. “Sejak awal, CURE adalah tentang keseimbangan antara warisan dan eksplorasi,” ujarnya.
“Bali menghadirkan energi yang berbeda, kaya, hangat, dan penuh inspirasi. Di sini, kami menerjemahkan teknik Eropa melalui rasa Asia, sambil merangkul karakter lokal yang begitu kuat.”

Memasuki CURE Dining Room, tamu diajak menikmati pengalaman bersantap yang intim sekaligus ekspresif. Setiap hidangan dirancang dengan presisi, mengedepankan kualitas bahan, keseimbangan rasa, serta permainan tekstur yang halus.
Giant River Prawn, misalnya, menghadirkan perpaduan antara teknik Prancis dan cita rasa Asia Tenggara melalui sentuhan tom yum yang segar dan bisque yang kaya. Sementara Hokkaido Scallop terinspirasi dari mangut khas Yogyakarta, diolah dalam interpretasi modern yang lebih ringan namun tetap berlapis.

Pendekatan ini diperkuat oleh penggunaan bahan musiman dan teknik curing untuk memperdalam rasa tanpa menghilangkan kesegaran alaminya. Penyajian dalam konsep berbagi (sharing) pun mendorong interaksi yang lebih hangat di meja makan menghadirkan pengalaman yang tidak hanya personal, tetapi juga sosial.
Melengkapi pengalaman tersebut, Bar Nua menawarkan suasana santai di tepi laut dengan program koktail yang eksploratif. Mengambil makna “baru” dari bahasa Irlandia, Bar Nua menginterpretasikan ulang koktail klasik dengan teknik modern dan sentuhan bahan lokal, menciptakan harmoni antara inovasi dan tradisi.

Operasional dapur sehari-hari dipimpin oleh Arvin Tjandra sebagai Chef de Cuisine, yang bekerja erat dengan Andrew Walsh. Dengan pengalaman di Apéritif Restaurant Ubud, Arvin membawa pendekatan yang membumi namun presisi. “Kami ingin menghadirkan rasa yang jujur menghormati bahan, sekaligus membuka ruang eksplorasi,” ungkapnya.
Dengan keseluruhan konsep yang matang, CURE Bali tidak sekadar menjadi restoran baru, tetapi juga menghadirkan cara baru dalam menikmati kuliner lebih perlahan, lebih terhubung, dan penuh makna.

