Yuni Shara Hadir di WAVE Jakarta 2026, Oligio X Soroti Perkembangan Teknologi Estetika
Freemagz.id – Menjaga kulit tetap kencang kini tidak selalu identik dengan prosedur invasif. Di tengah berkembangnya tren slow aging, teknologi berbasis energi menjadi salah satu pendekatan yang semakin diperhatikan dalam dunia estetika medis.
Salah satunya adalah Oligio X, perangkat monopolar radio frequency (RF) dari Wontech, produsen perangkat estetika medis asal Korea Selatan. Teknologi ini menggunakan frekuensi 6,78 MHz dan dikembangkan untuk mendukung proses collagen remodeling serta neokollagenesis. Wontech sendiri menempatkan Oligio X sebagai perangkat RF dengan G·X Dual-Mode Control, peningkatan sistem pendinginan, serta pemeriksaan impedansi secara real-time.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam Oligio XPERT Meeting 2026 dan Wontech Advanced Visionary Exchange (WAVE) Jakarta 2026. Oligio XPERT Meeting berlangsung di Soehanna Hall, The Energy Building, SCBD, Jakarta, sementara WAVE digelar di The Langham Jakarta.
Forum tersebut mempertemukan dokter dari Indonesia dan sejumlah negara Asia untuk membahas anatomi, protokol klinis, live demo, pengalaman penggunaan hingga diskusi kasus. Nama-nama seperti Dr. Kyu Ho Yi dan Dr. Nam Hyun Seok dari Korea, Dr. Ukrit Jiraputrsunton dari Thailand, serta Dr. Lim Ting Song dari Malaysia turut menjadi bagian dari agenda tersebut.
Bagi dunia estetika medis, pembahasan semacam ini menarik karena teknologi RF tidak hanya berbicara tentang hasil akhir, tetapi juga bagaimana energi diberikan dan disesuaikan dengan kondisi kulit. Pada Oligio X, pendekatan tersebut diterjemahkan melalui G/X Dual Mode dan sistem kontrol energi yang diklaim membantu proses penghantaran secara lebih terukur.

Dari sisi pengguna, Yuni Shara yang hadir sebagai Brand Ambassador Oligio X melihat pengalaman perawatan dari perspektif yang lebih praktis.“Setelah treatment, kulit terasa lebih firm, lebih rapi serta terasa lebih kencang, lebih terangkat, dan tetap terlihat natural. Simple, cepat, nyaman, and it works for me.”
Ia juga menyoroti pengalaman menggunakan dua mode perawatan yang tersedia. “Karena di Oligio X ada G/X Dual Mode, aku merasa treatment-nya bisa lebih disesuaikan dengan kebutuhan kulit. Prosesnya terasa lebih terkontrol.”
Meski pengalaman personal tidak dapat menjadi ukuran klinis untuk semua orang, pernyataan tersebut memperlihatkan arah tren estetika saat ini, hasil yang terlihat natural, prosedur non-invasif, serta pengalaman perawatan yang semakin personal.

Di sisi lain, kehadiran forum seperti XPERT Meeting dan WAVE menunjukkan bahwa perkembangan estetika medis tidak berhenti pada peluncuran teknologi. Edukasi dokter, pertukaran pengalaman klinis, dan pemahaman terhadap penggunaan perangkat tetap menjadi bagian penting sebelum sebuah inovasi diterapkan dalam praktik.
Dengan demikian, Oligio X bukan sekadar cerita tentang perangkat baru. Ia juga mencerminkan perubahan preferensi konsumen terhadap perawatan kulit lebih terukur, minim gangguan terhadap aktivitas, dan tetap mengejar hasil yang terlihat alami.

