IONATION 2026 Makin Besar, Lebih dari 9.000 Peserta Ramaikan Festival Workout dan Wellness
Freemagz.id – Jakarta kembali menjadi titik temu bagi komunitas olahraga dan wellness. Digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk 2, IONATION 2026 membawa pengalaman yang lebih luas dari sekadar aktivitas kebugaran. Memasuki penyelenggaraan ketujuh, festival yang digagas ION WATER dari POCARI SWEAT ini mempertemukan workout, wellness, komunitas, hingga edukasi kesehatan dalam satu rangkaian kegiatan.

Lebih dari 9.000 pengunjung meramaikan IONATION 2026. Menariknya, sekitar 60 persen partisipan merupakan perempuan. Tak hanya berasal dari Jakarta dan sekitarnya, peserta datang dari sejumlah kota seperti Bandung, Surabaya, Semarang, Tangerang, dan Bekasi, bahkan Singapura, Thailand, serta Malaysia.
Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, mengatakan penyelenggaraan IONATION merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem gaya hidup aktif yang semakin inklusif.
“ION WATER sejalan dengan filosofi Otsuka yaitu menciptakan produk untuk kesehatan dunia yang lebih baik, serta memperkuat ekosistem workout di Indonesia untuk terus tumbuh bersama melalui kegiatan yang ada di IONATION 2026,” ujar Wina.

Tahun ini, skala IONATION diperluas dengan 23 kelas workout yang dipandu lebih dari 110 instruktur dari berbagai kota. Pilihannya pun beragam, mulai dari Yoga, POUND, Zumba, Les Mills BodyCombat, Indoor Cycling, Pilates, Mobility Training hingga kelas Hypnobirthing.
Namun, magnet utama IONATION 2026 adalah ION WATER Fitness Race. Mengikuti tren hybrid fitness, kompetisi ini memadukan lari sejauh 8 kilometer dengan delapan station functional workout yang menguji endurance sekaligus strength. Kompetisi tersebut terbagi dalam delapan kategori dan melibatkan komunitas, gym, coach, serta hybrid fitness athletes dari berbagai daerah.
Race Director ION WATER Fitness Race, Johnny Tieu, menilai format tersebut merepresentasikan perubahan cara masyarakat memandang olahraga. “Hybrid race telah menjadi fenomena gaya hidup modern yang digemari oleh berbagai lapis masyarakat, mulai dari pria, wanita, dewasa, bahkan termasuk usia remaja yang saat ini sudah diperkenalkan,” katanya.

Selain kompetisi, IONATION menghadirkan enam talkshow yang membahas isu wellness secara lebih luas, mulai dari nutrisi, kesehatan mental, kesehatan tubuh perempuan hingga keseimbangan peran ibu. Jennifer Bachdim, Amanda Manopo, Andrea Dian, Love Pink Indonesia, Indonesia Young Dietitian Network, Micro Mindfulness, Sara Tobing, hingga Jamilatus Sa’diyah turut mengisi sesi tersebut.
Wakil Menteri PPPA Republik Indonesia, Veronica Tan, yang ikut mengikuti kelas yoga, mengapresiasi hadirnya ruang yang memperkuat komunitas olahraga, khususnya bagi perempuan. “Saya mengapresiasi tumbuhnya komunitas untuk workout dan wellness yang saling menguatkan, khususnya bagi perempuan karena perempuan berhak atas dirinya sendiri dan memiliki ruang untuk berekspresi dan menjadi percaya diri,” tuturnya.
Bagi Jennifer Bachdim, IONATION juga menawarkan pengalaman yang lebih personal. Ia melihat festival ini memberikan ruang bagi para ibu untuk tetap memiliki waktu bagi diri sendiri, sementara anak-anak dapat menikmati area bermain.

Sementara itu, Amanda Manopo menyoroti keberadaan kelas olahraga untuk ibu hamil. Menurutnya, IONATION menunjukkan bahwa gaya hidup aktif dapat dirancang untuk berbagai fase kehidupan.
Pada akhirnya, IONATION 2026 tidak hanya berbicara tentang seberapa jauh seseorang berlari atau seberapa berat latihan yang mampu diselesaikan. Festival ini menawarkan gagasan bahwa wellness memiliki banyak bentuk dan setiap orang dapat menemukan caranya sendiri untuk menjadi lebih sehat.
“Kami ingin IONATION 2026 dapat memberikan dampak positif bagi gaya hidup sehat masyarakat Indonesia. Meskipun pilihan jenis workout dari setiap orang yang ingin tampil sehat berbeda-beda, kesemuanya bisa bersatu padu untuk wellness yang lebih baik, #MotIONUnitesUs,” pungkas Wina.

