Hotel

Merusaka Nusa Dua Resmi Raih Sertifikasi GSTC untuk Pariwisata Berkelanjutan

Freemagz.id – Di tengah lanskap pariwisata Bali yang terus berkembang, kemewahan sebuah resor perlahan memiliki definisi yang lebih luas. Bukan hanya tentang kamar dengan pemandangan laut, layanan personal, atau fasilitas premium, tetapi juga tentang bagaimana sebuah properti memperlakukan lingkungan dan komunitas yang menjadi bagian dari ekosistemnya.

Semangat tersebut menjadi bagian dari perjalanan Merusaka Nusa Dua. Pada 14 Agustus 2026, resor tepi pantai di kawasan Nusa Dua ini resmi menerima Sertifikasi Global Sustainable Tourism Council (GSTC) dari Control Union Indonesia, menandai salah satu tonggak penting dalam komitmen keberlanjutannya. 

Namun, pencapaian tersebut tidak lahir dalam semalam. Merusaka Nusa Dua mulai membangun perjalanan keberlanjutannya sejak 2023 melalui berbagai langkah sederhana yang kemudian berkembang menjadi sistem yang lebih terstruktur dan melibatkan tim di berbagai lini operasional.

Mulai dari Boemi Merusaka Organic Garden, pengelolaan limbah makanan bersama Maggot House Bali, konservasi air, pembersihan pantai, hingga penanaman mangrove dan konservasi pesisir menjadi bagian dari upaya tersebut. Program sosial dan lingkungan juga terus dikembangkan sebagai cara resor memperluas dampak positifnya. 

Bagi Ian Cameron, General Manager Merusaka Nusa Dua, sertifikasi ini merupakan pengakuan atas proses panjang yang dibangun secara konsisten. “Kami sangat bangga dengan pencapaian ini, perjalanan keberlanjutan kami dimulai pada tahun 2023 melalui berbagai aksi kecil dan inisiatif sederhana. Namun, seiring berjalannya waktu, upaya tersebut terus berkembang berkat dedikasi dan komitmen seluruh tim,” ujar Cameron.

Ia menilai sertifikasi tersebut bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan pengingat bahwa perubahan besar dapat berawal dari tindakan yang sederhana. “Sertifikat GSTC hari ini merupakan sebuah pengakuan yang sangat berarti atas perjalanan tersebut dan membuktikan bahwa setiap tindakan kecil dapat menciptakan dampak yang lebih besar ketika kita melakukannya bersama-sama,” lanjutnya.

Sebagai bagian dari Control Union, Control Union Indonesia (PT PCU Indonesia) menyediakan layanan inspeksi, sertifikasi, dan audit di berbagai sektor, termasuk pariwisata berkelanjutan. Control Union sendiri merupakan badan sertifikasi yang terakreditasi GSTC, dengan proses sertifikasi yang memberikan tingkat kredibilitas lebih tinggi terhadap praktik pariwisata berkelanjutan yang telah diverifikasi. 

Bagi Merusaka Nusa Dua, perjalanan tersebut masih jauh dari selesai. “Kami berharap pencapaian ini bukan menjadi akhir dari perjalanan kami, melainkan menjadi awal dari komitmen yang semakin kuat terhadap keberlanjutan,” kata Cameron.

Berlokasi di tepi Pantai Mengiat dalam kawasan ITDC Nusa Dua, resor bintang lima ini memiliki 455 kamar, suite, dan vila. Identitas Bali hadir melalui arsitektur, seni, serta elemen budaya lokal yang menjadi bagian dari pengalaman tamu. 

Kini, melalui sertifikasi GSTC, pengalaman tersebut mendapatkan dimensi baru: sebuah upaya untuk memastikan bahwa keindahan Bali yang dinikmati hari ini tetap memiliki ruang untuk dinikmati oleh generasi berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *